My Debt Journey 7
Aku pernah di titik terendah. Gara-gara pinjol, hidupku jungkir balik. Mentalku hancur lebur. Aku mau sharing dari sisiku yang pada akhirnya butuh penanganan profesional
(TRIGER WARNING)
. Kim Yoojung Age 13!!!!
Told her he couldn't wait to play her onscreen partner!!!
. Nam Jihyun Age 15!!!!
Called her a Fox! Spoke of his jealousy of her male co stars!!!!
. Son Yeonjae Age 16!!!!
Said he would love to take her on a date!!!!!
. Kim Saeron age 19!!!!
Knew since she was 12, and by his own admission dated when she was 19!
By his own admission he sent her affectionate letter and had midnight meals in him home with her when a minor!
Evidence from his own words is Grooming!
Rest her soul 👼
. Suli (Adult)
Her brother recently spoke that his sister was under the impression there was a body double and KSH and his cousin lied and she was forced to be naked for the sex scene between her and KSH. He used her five minute appearance in the movie to be the main trailer even during a time Knetz outcry of disgust! Destroying Suli reputation and she attempted to take her life during this time.
And as we know years later she later was successful rest her soul!!! 👼
. Park Eunbin Age 17!!!!
Turned up at a fancom and randomly went up to her to gift her a Teddy bear in the middle of her speaking. She look uncomfortable!
. Kevin Woo 19!!!!
During an interview inappropriately stroked his hands making not just himself but the other MC uncomfortable!
And then we have his famous words not long ago how when he 41 he wants to marry a 21 year old girl.
Kim Saeron wasn't age is just a number!
The age of consent was 13! He made inappropriate comments to kids 13-19.
The age of consent is 19! He suddenly dating 19 year olds!
The age around the world that is considered a mature adult is 21! Suddenly he wants to marry a 21 year!
The evidence in his own behaviour and words is he likes barely legal girls!
That makes him a groomer and predator from his own admissions!
So once again congratulations he's not a nonce!
But because of ALL of the ABOVE he's still a Misogynistic Sex predator who type is young vulnerable barely legal young lady's!
Pelajaran yg sangat mahal. Baik secara mental dan materi.
Tapi alhamdulillah allah masih kasih jalan. Nunggu dpt rejeki agak banyak ntar dilunasin 1 per 1 yuk
Bismillah
Allah yg kasih jalan
Pasti bisa
Pa kabar warga pejuang debt free
Beberapa hari keuanganku kurang stabil
Trus aku kepikiran gimana seandainya kalo dulu aku gk pernah kelilit pinjol
Pasti udah punya mobil dan rumah sendiri
Sedih tau kalo di inget duit segitu banyak buat galob 🥲
Mood naik turun lagi
Sejak gw di suruh kenalan ama cowo (lagi)
Dan di arahkan buat nikah
Mental down lg
Karna gw masih nyaman sendiri
Tp ortu pengennya gw nikah
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah.
Dan ini bukan opini.
Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur.
Jawabannya satu kalimat
mereka masuk ke pernikahan
tanpa tahu siapa diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka masuk
semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi,
pengembangan diri pelan-pelan hilang.
Bukan karena dirampas.
Tapi karena struktur pernikahan
yang mereka masuki memang tidak dirancang
untuk menampung itu semua.
Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani.
Perempuan menikah.
Anak lahir.
Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri.
Pengembangan diri berhenti.
Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang?
Saya sudah S1,
saya pernah kerja,
saya punya mimpi.
Sekarang saya cuma masak
ngurus anak, dan menunggu suami pulang.
Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya.
Mereka kirim ke universitas terbaik.
Dorong untuk berkarir.
Ajarkan untuk mandiri secara finansial.
Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya.
Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal.
Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi.
Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat.
Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan.
Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari.
perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan.
Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka.
Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.
Gimana rasanya 2 thn after galbay?
Hidup udah membaik.
Untuk keadaan finansial belum pulih. Masih di niatkan untuk melunasi. Tp pemasukan cuma cukup untuk kehidupan sehari-hari. Kadang jg masih minus.
Gpp pelan2. Seenggaknya udah gk di fase tiap hari pen mati 👍
Membaca ini membuat saya merasa perlu berbagi pengalaman menarik saya berhubungan langsung dengan beberapa pecandu JUDOL .
Saya pernah sedekat itu dengan pecandu JUDOL hanya demi ingin tahu kenapa sampai secandu itu mereka meski tahu mereka akan kalah.
Dari sekian banyak cerita, ada 1 yang masih saya ingat.
Suatu hari, ada salah 1 PS, sebut saja namanya Bang Jacky; dia minta kerja sama saya. Pekerjaan buruh kasar, apapun itu, dia minta upah 200rb karena katanya "buat beli rokok dan beras".
Sebelumnya saya tahu dia candu Judol; tapi saya berpikir positif saja, hari itu dia butuh uang untuk survival.
Akhirnya saya suruh dia cabut rumput dan bersihkan semak belukar di area tanah kosong di dekat rumah saya karena itu sangat menggangu.
Pekerjaan sederhana dan tak berat. Kerja pagi, sore kelar.
Singkat cerita, sore hari saya memberinya upah 200rb.
Pas saya kasih cash, langsung dia bilang : "ga usah bang, isikan aja pake DANA ke nomor ini".
saya bilang : "loh tadi katanya buat beli beras"
dia jawab : "ga jadi bang, mau kuputar sekalian buat beli semua kebutuhan rumah"
Hmmmm...
saya penasaran, gimana mekanisme dia "mutar" duit 200rb tadi.
Oke, saya lanjut trasnfer ke no.rek yg dia berikan.
Setelahnya, dia keluarkan HP Advan andoridnya dan dia bilang : "bang, bagikan Password Wifi bang. Aku mau maen Jackpot Maxxwin"
ASTAGA !
rupanya ini mekanisme dia melipatgandakan uang secara cepat 🤣
Karena penasaran, saya kasihkan password WiFI, saya ajak dia duduk bareng, dan saya mau lihat gimana cara mainnya dan gimana strategi atau analisa dia.
Sebelumnya saya bilang, "bang, mending abang beli beras dan rokok masih ada sisa itu 200rb, daripada abang pake Judol di situ. Yakin abang menang?"
tau dia jawab apa?
saya malah dinasihati balik.
"udah diam aja abang, saya pernah dari modal 30rb jadi 3jt pas kena Jackpot bang !"
Yasudah, saya diam dan melihat saja apa yg dia lakukan.
Nampak jelas tertera, saldo 200rb.
Saya pantau terus, persis kyk lihat P/L di porto, bertambah atau berkurang di setiap detik putarannya.
angkanya bergerak kira-kira begini : " 200 ; 208; 220; 250; 220; 190; 175; 150; 110; 90;75;60; dan seterusnya sampai 0 "
Tau gak? ini semua cuman dalam tempo ga sampai 5 menit. Ludes.
Bayangkan. Uang dia cari capek, di bawah panas terik kerja kasar lapar haus gosong, upahnya lenyap cuman dalam waktu 5 menit.
Dia langsung marah-marah dan bilang : "ahh SIAL emang pake Wifi abang. Ga bawa hoki ! Sial !!!"
terus tahu apa selanjutnya?
"Bang, peganglah dulu ini, kasihkan aku Limpol (cash 50rb) buat makan hari ini bang" , sembari menyodorkan HP advan yg dia pake buat judol tadi.
Saya langsung menolak; dan saya persilahkan dia pulang.
...............................................
Setelah kejadian itu, saya coba cari tahu, telusuri beberapa referensi tentang JUDOL; dan kenapa bisa membuat manusia secandu itu dan seakan hilang akal sehat.
Jadi, otak manusia itu pada dasarnya adalah Survival Machine yang dirancang untuk mengincar Reward. Jaman dulu sejak manusia berburu, otak dipakai untuk mengincar potensi hasil buruan yang akan ditangkap.
Nah, isi otak pecandu JUDOL itu sudah ga beres. Judi sudah membajak (hijack) brain chemicals si pecandunya, sehingga ekspetasi akan "REWARD" di dalam kepalanya sudah tak berfungsi sebagaimana seharusnya.
Kenapa rusak? ya karena pengalaman yang berulang.
ada :"Rapid feedback Loops" ; jadi ada Loop yang menawarkan hasil reward yang immediate & high-intensity . Nah hal ini makin diperparah karena ada faktor "ketidakpastian"/Uncertainty.
kalau menang terus,pasti kita mudah bosan. Tapi kalau peluangnya random dan tak pasti , ini membuat otak merilis Dopamine yang sensasinya luar biasa. The uncertainty is more intoxicating than the win itself.
Selain ketidakpastian, pengalaman akan "NYARIS JACKPOT/ JP PAUS/NYARIS MENANG" itu bikin candu dan memang senikmat itu ! Ada semacam DOPAMINE SPIKES menjelang situasi antisipasi hampir menang. Baanyak orang berasumsi, dopamine dirilis ketika kita menang. Namun pada kenyataanya, dopamine spikes during the anticipation of a reward; ini yang bikin candu ! Momemn nyaris menang besar itu bikin Intense Euphoria dan Dopamine Flood !
Orang normal kalau kalah : "yaudah aku kalah"
Kalau orang candu, kalah : " aduh dikit lagi padahal itu, aku udah hampir menang tadi; berarti udah benar ini, cuman belum nasib aja tadi. !"
Nah, selain DOPAMINE SPIKES tadi, ada juga namanya LOSS AVERSION. Kalau di cerita bang Jacky tadi, itu moment ketika dia sudah kalah dan dia bahkan mau gadai HP lagi. Itu mekanisme psikologis dia untuk mau menghilangkan derita saat kalah, dengan cara harus menang lagi. Ada 'emotional pain' yang membuat dia harus segera memenangkan lagi uang yang sudah hilang sebelumnya.
Selain itu, Pecandu JUDOL juga udah kena LOGIC ERROR dan ILUSI BIG WIN. Otaknya selalu mengingat ketika dia pernah menang besar / jackpot di masa sebelumnya; ini membuatnya tak bisa lagi berfikir logis, dan di setiap pertaruhan yang dia buat,selalu ada ilusi dari kemenangan besar yang pernah dia dapatkan sebelumnya "akan terulang lagi kali ini". Dia akan terus mencoba bertaruh hingga mengulang kesuksesan sebelumnya. Contoh dalam kisah bang Jacky tadi, dia ingin mengulang magic dia merubah 30rb jadi 3jt yang pernah dia alami. Ini membuat pecandu judol tak mudah untuk berhenti.Otaknya sudah dipenuhi ilusi Big win yang pernah dialaminya.
Sekian dari saya terkait pengalaman tentang JUDOL ini. Semoga tulisan ini sedikit banyak bisa membantu memahami kenapa CANDU JUDI itu berbahaya.
Semoga siapapun yang kena candu JUDOL bisa sembuh. Kolega, teman,keluarga, atau siapapun. Semoga mereka bisa sehat dan normal kembali sebelum masuk ke Distorsi DARK FLOW : udah hilang semua waktu, fikiran, uang, bahkan realitas kehidupan, karena seluruh hidupnya cuman dihabiskan untuk menanti "where's my next big reward?"
“Berdamai dengan takdir” is a simple phrase but it’s the hardest part of living.
To ikhlaskan everything, to accept whatever is written for you, to let go and let God.
But once you did that, you’ll be at peace.
Akhir2 ini aku sering ke psikolog karena lagi gak nyaman sama diri sendiri. Jujur aku ngerasa jadi pemalas.. rasanya gamau ngapa2in
Dari 6 psikolog, semuanya blg aku bukan pemalas, tapi.. energiku drop karena berada di lingkungan yg membuatku terus2an bikin "pertahanan diri"
kl kalian masih pemula telbayers jangan lupa amanin sosmed klean ya, jangan pk nama asli, private semua sosmed kl bs deactive deh, trs fokus sm real life aja, cicil yg bisa kecicil, jgn nyalahin diri sendiri trs, bangkit aja dan yakin bs lewatin ini semua.