Ini Polisi bagaimana? Ngak pernah di briefing apa polisi yang amankan Demonstran? bahwa saat aksi Demo ada tim Medis tidak boleh DIGANGGU mereka hadir untuk kemanusiaan❗
INI DI MALANG MALAH DI TANGKAPIN ITU BAGAIMANA! Duh Malang bener ini nasibnya Malang 😓
Berarti kita boleh mengirimkan KEPALA BABI ke MANAPUN dan tidak akan jadi masalah apalagi ditangkap ya Pak?
Mari kita kirim KEPALA BABI ke tempat orang-orang yang ingin kita kritik. Nanti kalau ditanyain ya tinggal bilang “DIMASAK AJA”.
😊
Campaign disinformation udah di mulai sama stafsus squidward ini yang sepertinya di majuin buat nge degradasi perjuangan sipil, kita harus lebih bersiap. #TolakRUUTNI
Terima kasih penjelasannya, Bu Polwan.
Pelanggaran HAM itu kalau pelakunya adalah negara atau representasi negara.
Kalau yg melakukan polisi, itu baru pelanggaran HAM. @DivHumas_Polri
ICW Minta KPK Selidiki Pejabat Kejagung Asri Agung soal Dugaan Gratifikasi, yang Diungkap Menantunya saat Bela Erina Gudono https://t.co/zzxQQw4d0T #TempoMetro
Alangkah bedanya anak2 Presiden Gus Dur dengan anak2 Presiden Jokowi.
Yg pertama mandiri, cerdas, punya kepedulian kpd keadan tanahair, dan tak akan naik jet pribadi sekeluarga utk bersekolah.
Anak Jokowi — semuanya — hanya menonjol karena dijinjing bapaknya yg sedang jadi presiden. Bahkan sbg pebisnis, ternyata mereka ditopang orang2 kaya koneksi ayah mereka.
Kasihan sebenarnya. Meskipun hidup mereka gilang gemilang.
Pak Mahfud @mohmahfudmd yang Melampaui Kita Semua
Ketika menteri lain tak pernah membahas bagaimana mereka mengatur waktu cuti untuk kampanye, Pak #MahfudMD selalu rajin mengajukan surat cuti ke Mensesneg yg Guru Besar Ilmu Politik itu, ketika waktu kampanyenya harus memakai hari kerja.
Ketika diundang sebagai Menko, Pak Mahfud tak pernah sekalipun mendorong hadirin untuk memilih dirinya. Bahkan ketika yang mengundang adl pesantren yg mendukungnya & berteriak menyebut nomor paslon, Pak Mahfud diam seribu bahasa. Tak terucap kalimat kampanye sedikitpun.
Pak Mahfud tahu persis bahwa sekalipun beliau tak akan dituntut seandainya berkampanye saat berperan sebagai menko, Pak Mahfud tak akan melakukannya.
Aku yakin TPN Ganjar-Mahfud sangat "geram" melihat Pak Mahfud yg sangat kaku. Sementara menteri lain gobras-gabrus berkampanye, Pak Mahfud tegak lurus dg ukurannya sendiri, dg kebenaran sejati, dg etika & teladan mulia yg Pak Mahfud tiru dari dua Sayyidinaa Umar, yakni Sayyidinaa Umar bin Khaththab & Sayyidinaa Umar bin Abdul Aziz.
Pak Mahfud, terima kasih telah menjadi peluru teladan yang tak terkendali: melampaui kita semua serta mencakup keluhuran masa lampau & keabadian akhlak mulia di masa-masa mendatang.
Di masa Orba, saya hanya pura2 memilih. Sebab penguasa hanya pura2 bikin pemilu.
Setelah Reformasi, saya ikut pemilu/pilpres dgn antusias — dan tak terlampau sedih jika pihak saya kalah. Sebab saya yakin pemilu berlangsung jujur, adil, terbuka.
Di pilpres 2024 ini saya memberikan suara dgn cemas. Tak ada lagi wasit yg bisa dipercaya.