Al Jazeera merilis film dokumenter sepanjangn 1 jam ini . Isinya penuh dengan laporan kebiadaban 15R43L terhadap bangsa Palestina
Kuatkan hati kalau mau nonton.
Kalau tidak sanggup, minimal bantulah untuk menyebarkan. 🙏
#SahabatPalestina_ID
Seorang anak perempuan Iran berusia tiga tahun mengadu kepada mendiang ayahnya yang gugur akibat pemboman Amerika Serikat, bahwa dia tidak bisa lagi bermain bersamanya:
'Ayah! Aku tidak minta banyak. Aku hanya ingin bermain denganmu. Ya Tuhan, bantulah aku!'
20 tahun dari sekarang,
Apapun jenis kantormu,
Ga akan ada yang inget betapa setianya kamu sampe lembur berharihari dan ninggalin keluarga.
Tapi anak2mu yang sering harus ditinggalin dan ga ditemenin tidur,
Akan selamanya inget dan bahkan sampai cerita ke anaknya kelak:
“Kakek / nenekmu dulu hobinya kerja kalo pulang sampe malam baru di rumah. Mama / papa sering ditinggalin walau hari libur”
Bukan berarti kerja keras itu salah. Kita semua bekerja untuk keluarga.
Tapi kadang, di tengah mengejar kehidupan, jangan sampai kita kehilangan momen untuk benar-benar menjalani kehidupan itu sendiri.
Karena perusahaan akan terus berjalan.
Pekerjaan akan selalu menemukan penggantinya.
Tapi masa kecil anak... tidak bisa diputar ulang.
Kerja untuk cari uang. Cari uang untuk beli makan. Bisa makan biar bisa kerja.
Kerja untuk cari uang sampai sakit-sakitan. Bayar obat pakai uang biar bisa sehat dan kerja lagi. Kerja sampai sakit-sakitan dan seterusnya.
Kerja untuk cari uang biar bisa liburan dan menikmati uang, tapi pekerjaan membuat sibuk menghabiskan masa muda.
Lihat kan? Kalau kita kerja niatnya cuman buat cari uang.
Hidup terasa scam apalagi kerja buat nutupi kreditan. Setiap hari rasanya kerja cuman buat orang lain.
Coba kalau mindsetnya diubah: kerja adalah formalitas untuk mengisi waktu luang menunggu jam shalat, kerja adalah bentuk rasa syukur dikasih kaki dan tangan.
Rasanya akan berbeda.
Karena rejeki datangnya dari ridha Allah bukan pekerjaan/bos. Yang dikejar haruslah ridha Allah.
— Kim öldürdü bu çocukları?
— Ey özgür dünya bize (buraya) bakın!
— Bu mazlum halka yapılan gerçek katliam karşısında neredesiniz?
Gazze'de bir sağlık çalışanı, İsrail tarafından öldürülen çocukların cesetlerinin başında dünya kamuoyunun olanlar karşısındaki sessizliğine tepki gösterdi
Idul Adha — Ketika Hati Belajar Melepaskan
Idul Adha sering terlihat hanya sebagai hari penyembelihan hewan. Ada sapi, kambing, pisau, lalu daging dibagikan.
Padahal makna terdalamnya bukan tentang darah atau daging. Tapi tentang hati manusia.
Tentang satu pertanyaan besar:
“Siapa yang paling berkuasa di dalam hatimu?”
Nabi Ibrahim diuji bukan karena Allah ingin mengambil Ismail darinya.
Allah ingin melihat: apakah cintanya kepada anak melebihi cintanya kepada Allah?
Dan ketika Ibrahim siap taat, Allah mengganti Ismail dengan sembelihan lain.
Karena yang Allah lihat bukan darahnya.
Tapi ketakwaannya.
Sebagaimana firman Allah:
"Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian."
— QS. Al-Hajj: 37
---
Setiap manusia punya “Ismail”-nya masing-masing.
Ada yang terlalu mencintai harta.
Ada yang terlalu bergantung pada jabatan.
Ada yang terlalu takut kehilangan pasangan, keluarga, atau pujian manusia.
Sampai hatinya sulit tunduk kepada Allah.
Idul Adha datang setiap tahun untuk mengingatkan:
Jangan sampai sesuatu yang kita miliki berubah menjadi sesuatu yang memiliki kita.
---
Kurban juga mengajarkan keikhlasan berbagi.
Daging tidak dimakan sendiri.
Ia dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.
Karena harta bukan hanya untuk disimpan, tapi juga untuk menghidupkan sesama.
---
Nabi Ibrahim bukan manusia yang meninggalkan dunia.
Beliau membangun Ka'bah, membangun keluarga, dan membangun peradaban.
Namun hatinya tidak diperbudak dunia.
Itulah kebebasan sejati:
Mencintai dunia seperlunya, dan mencintai Allah di atas segalanya.
---
"Idul Adha mengajarkan bahwa kehilangan karena Allah bukanlah kehancuran, tetapi jalan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih mulia."
أبٌ يقف في طابور الطعام، يحمل همّ الجوع بيدٍ، وبالأخرى يحمي طفلته من لهيب الشمس… وضع الطنجرة فوق رأسها لتكون لها ظلًا صغيرًا في زمنٍ قلّ فيه الأمان. مشهد يختصر وجع غزة، حيث يحاول الآباء أن يصنعوا من أبسط الأشياء حمايةً وطمأنينة لأطفالهم. 💔🥹
وُلد في الأسبوع الـ15 فقط.. سبحان الله! مقطع يأخذ الأنفاس.. رحلة كفاح مريرة لـ طفل (مبتسر) صارع من أجل الحياة في ظروف شبه مستحيلة.
رغم كل التوقعات الطبية المتشائمة، تمسك والداه بالأمل والدعاء، والنتيجة معجزة حقيقية تذكرنا بأن إرادة الله فوق كل شيء، وأن الأمل لا يجب أن يموت أبداً
واحدة من أبشع الجرائم التي ستشاهدها في حياتك حدثت قبل قليل في لبنان
جندي اسرائيلي قام بقصف طفلة مع والدتها وعندما وصل المسعفين والدفاع المدني لإنقاذهم قام الجيش الاسرائيلي بقصفهم جميعاً في ضربة واحدة
مشهد لا يستوعبه عقل