Gue baru aja ganti oli motor matik tadi siangβ¦
Shell yang dua minggu lalu masih Rp53.000, sekarang harganya udah naik gila-gilaan! π±
Langsung kaget di kasir. Padahal katanya stabil⦠eh ternyata ini imbas Pertamax naik hari ini plus rupiah lagi melemah parah.
Siapa yang lagi ganti oli juga? Siap-siap dompet jebol yaβ¦
Thread ini wajib dibaca sampe habis! β¬οΈ
Seskab Teddy Indra Wijaya .
Letkol Kopassus, mantan ajudan Prabowo, nol pengalaman diplomasi ,
merespons Dino Patti Djalal dengan sindiran: "diplomat hebat, walau cuma 3 bulan jadi Wamenlu."
Oke, Pak Letkol. Kita bedah satu-satu.
Soal biaya: Lo bilang kelebihan biaya ditanggung "pribadi Presiden." Tapi pesawat kepresidenan, pengamanan TNI-Polri, hotel protokol, tim advance, logistik 50-60 orang , itu semua tetap APBN.
Yang "pribadi" cuma excess-nya.
Dan Prabowo sendiri yang tanda tangan Inpres No. 1/2025 yang perintahkan seluruh K/L pangkas perjalanan dinas 50%.
Guru nyuruh murid hemat, gurunya keliling dunia.
Soal rombongan: Lo bangga rombongan turun dari 120 jadi 50-60 orang.
Dino tidak pernah bicara soal ukuran rombongan. Dia bicara soal frekuensi , 1 dari 6 hari Presiden ada di luar negeri.
Lo jawab pertanyaan yang tidak ditanyakan.
Soal investasi Rp 2.430 triliun: Ini total realisasi investasi PMDN + PMA tahunan , tren jangka panjang yang sudah berjalan sebelum Prabowo menjabat, dipengaruhi hilirisasi, regulasi, dan iklim global.
Lo tidak bisa buktikan berapa dari angka itu kausal dari kunker.
Berdiri di bawah hujan lalu ngaku bisa mendatangkan air.
Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Di negara yang sehat, Seskab dijabat teknokrat.
Di sini, dijabat ajudan yang merangkak naik karena setia , lalu nyindir diplomat doktoral soal pengalaman.
"Speak truth to power," kata Dino.
Yang menjawab justru orang yang hidupnya melayani power.
first time menjelajah Jawa timur bagian Tuban, yang membedakan sama Jawa sebelah disemua perjalanan jalannya halusss 90%, sebagai warga Jawa sebelah Jatim sangat merasakan perbedaan nyaπ€£
Selamat Jalan, Mas Zoel. π₯
Terima kasih untuk semua karya-karya yang begitu berarti untuk kita semua. Terima kasih telah berkenan support saat Pagar awal mula berjalan. Terima kasih untuk anthem βSatu Jiwaβ yang selalu kita semua nyanyikan.
Sugeng tindak, Mas. Swargi langgeng