ᅠ
Napasku tersengal, seluruh tubuhku bak terbakar. Ini gila, sebab kemarahan sejatinya t'lah kuasai seluruh aku. Atensiku masih setia terpaku padanya nan terpuruk menyedihkan di atas tanah, abaikan bulir bening yang menggelantungi galer—satu-dua jatuh bebas lintasi wajah.
ᅠ
ᅠ
Napasku tersengal, seluruh tubuhku bak terbakar. Ini gila, sebab kemarahan sejatinya t'lah kuasai seluruh aku. Atensiku masih setia terpaku padanya nan terpuruk menyedihkan di atas tanah, abaikan bulir bening yang menggelantungi galer—satu-dua jatuh bebas lintasi wajah.
ᅠ