!!!PLEASE WARN ALL YOUR FRIENDS AND ESPECIALLY PEOPLE WHO LIKE TO ORDER ART FROM ARTISTS!!!!
@ch0k0paii
A famous AI fraudster who created a bunch of accounts where she created AI art created a new account. Warn all your friends and acquaintances, please make the maximum repost so that no adequate person comes even close to this scammer.
Posts and accounts where all the information is collected:
@mehellium
https://t.co/1wq9kAmN85
https://t.co/18NKQH0yd9
Her old account, which she abandoned because she received a lot of complaints from customers who were unhappy that they were sold an AI coating for a lot of money, and there are accounts through which she deceives people:
@chokopaii_art
@miych111@miychi20@mashiro_www
Using the example, she once again conducted the artist's work through AI. The original: @7H4ZE
Fuck you, AI
if you guys are using csp, go to sketchfab(.)com and download their in game 3d models for a game, dont have any, find a closer looking one!
you can import 3D models to CSP btw :) I hope it can help you in anyway! feel free to ask!
Jadikan kah gusy? 🤓☝️
Promptnya gini: Kenapa dukung 02, Kenapa tetep secara sadar dateng ke TPS dan nyoblos 02, terus momen apa yang akhirnya bikin tobat?
sebarkan ke teman kalian yg udah tobat itu 🫵 kalo rame kita bikin thread & space!
izin nanya ini ketua, ada diskotik di tengah kebun sawit ini kekmana ceritanya?
ada pulak izinnya, padahal kalo kita cek, ini tu ga jauh dari Tangkahan, Hutan tropis dan Konservasi Gajah.
agak bawah sikit, itu ada lahan yang baru dibuka, ini apa lagi ketua? 😒
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.