Yang awalnya terlihat seperti pertandingan tenis biasa berubah menjadi momen menegangkan bagi Emma Raducanu dalam turnamen Dubai tahun 2025.
Di tengah pertandingan, petenis asal Inggris itu menyadari keberadaan seorang pria di tribun penonton yang disebut sudah beberapa kali mengikuti dan mencoba mendekatinya sepanjang pekan turnamen berlangsung. Setelah mengenalinya, Emma terlihat sangat terguncang dan segera memberi tahu wasit.
Tak lama kemudian, petugas keamanan langsung mengeluarkan pria tersebut dari arena.
Kasus ini mendapat perhatian internasional setelah muncul laporan bahwa orang yang sama diduga pernah muncul di turnamen lain yang diikuti Raducanu, bahkan sempat mencoba mendapatkan tiket Wimbledon dan sebelumnya sudah teridentifikasi oleh sistem keamanan.
Peristiwa tersebut kembali memicu pembahasan mengenai tekanan dan risiko yang dihadapi atlet profesional di luar pertandingan. Di balik sorotan dan popularitas, banyak atlet juga harus menghadapi gangguan privasi, obsesi berlebihan dari penggemar, hingga situasi yang memengaruhi rasa aman dan kesehatan mental mereka.
Pihak berwenang di Dubai kemudian mengonfirmasi bahwa tindakan pembatasan telah diberlakukan terhadap pria tersebut.