Ga semua konflik itu masalahnya dikomunikasi, kadang masalahnya ada di kapasitas intelektual dan emosionalnya. Mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosinya ga setara, dia tetap ga akan mengerti dan memahami substansi masalahnya.
gue mulai sadar, ternyata selama ini gue terlalu available. terlalu gampang di-reach, terlalu gampang bilang yes, terlalu gampang luluh. they literally only come around when they need something. meanwhile, pas gue yang butuh mereka, suddenly everyone's busy.