@susipudjiastuti@kompascom Bu susi komen begini pasti kesel banget beliau yg bukan pejabat udah all out bantu connecting flight ke daerah yg terisolasi. Eladalah wapresnya model begini๐ญ
@ObiWan_Catnobi Katanya lagi marak influenza A. Aku, suami, dan anak barengan bapil tanpa demam. Yang parah banget 3 harian tapi sampe minggu ke 3 masih ada itu ingus kentel yg mengganggu.
@Rey1780394@sbyfess Lha justru iki sing urgent๐ macet nangdi2 karena ga ada transum layak, bus suroboyo sia-sia karena ga diseriusi, ga terintegrasi, rute dan armada kurang. Uduk malah bangun under pass, fly over, iku cuma solusi sementara.
@esennnnn@nabilaviraa Bisa coba merk supra atau bima yg harganya affordable tapi bagus,
https://t.co/VFp1RoIkuN
https://t.co/pfJLduRN1e
Atau nuclad yg lebih mahal yg kualitas lebih bagus lagi,
https://t.co/1Q0Au6oGcQ
Saat jam-jam awal korban jatuh, bisa dipastikan tidak ada alat keselamatan yang memadai di ketinggian seperti itu. Tidak ada yang berharap juga akan ada kejadian tersebut.
Setelah tim SAR dapat report, laporan pertama diterima sekitar pukul 06.30 WITA pada Sabtu, (21/6). Tim tentu perlu persiapan sebelum naik, dan bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan vertical rescue. Memasuki pukul 12.00 WITA, tim mencapai Pos 4 dan mulai mendekati lokasi dugaan jatuhnya korban.
Ada interval waktu sekian jam dari awal jatuhnya korban dan sampainya tim ke titik lokasi setelah menempuh perjalanan, gak mungkin dong tim SAR nya pakai pintu kemana saja atau teleport untuk langsung tiba?
Menurut info, cuaca di gunung Rinjani bisa berubah dalam hitungan menit, bagaimana kalau dalam hitungan jam?
Sementara posisi korban yang kabarnya juga terus turun dan berpindah lokasi, dari titik awal dia dia ditemukan di 300 meter sampai dengan posisi akhir di kedalaman 600 meter. Ini juga disebabkan oleh kondisi pasir dan kerikil di lereng curang Gunung Rinjani yang tidak stabil.
Saat tim SAR sampai, cuaca memburuk, medan curam, near-zero visibility. Lantas gimana evakuasi nya mau berlangsung, sementara keadaan alam nya tidak mendukung? Mau kirim drone atau tembak leser percuma, 600 meter itu dalam, dan kabut di lokasi kejadian tebal.
Tidak semudah itu bertindak dalam kondisi lapangan yang tidak menentu, tim yang di atas juga harus jaga keselamatan dan keamanan mereka juga. Gak mungkin dong tim yang mau nolong justru harus balik ditolong karena mengabaikan SOP dan berlaga seperti layaknya film hollywod? Gak gitu mas konsep dari Search and Rescue.
@Bergamusk@Cilorconnoistre Sepengalamanku di gunung semeru, pihak taman nasional hanya pegang wewenang sampai di pos terakhir aja yg notabene emang tracknya aman dan ada mata air, kalau maksa summit berarti tanggung jawab diluar pihak TN. Cmmiw ga tau di rinjani gimana.
Lupa di-upload harusnya pas tanggal 31 Mei kemaren. ๐. Sudah jelas hukumnya gak halal. Sayangnya di Indonesia malah mayoritas masih doyan sama yang haram. ๐ฅ
@edoxedo Kalau udah berkeluarga better,
1. Kulkas 5jt
2. Kompor + lpg 1jt
3. Mesin cuci 3-7jt
4. Magic com 1 jt
5. TV 3jt
Baru setelahnya bisa pilih berdasarkan kebutuhan, misal oven, microwave, air fryer, dll.
Gw bilang ya, jual beli (saham, crypto, barang, jasa) itu masuk muamalah. Itu semua hukum asalnya halal sampai ada hukum yg mengharamkan.
Tapi, kemudian dikaji obyek, proses, dll apakah ada unsur2 yg tidak sesuai syariah. Dikaji dan dimusyawarahkan.
Baru keluar hukum baru