Sedih banget ini. Bangsa kita sepertinya betul-betul sakit. Bencana terjadi dimana-mana tetapi dana untuk penanganan bencana dikorupsi di lembaga pemerintahan yg mengurusi bencana.
Bayangkan, OTT korupsi oleh KPK terjadi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
An orange haze is blanketing Indonesiaβs Central Kalimantan as wildfires rage across the province.
The smog has drifted across the region, obscuring Singaporeβs skyline and closing schools in Malaysia.
Karyawan yang bangga bilang "gue murni cuma mau kerja, males ikut politik kantor" itu biasanya naif dan karirnya bakal mentok di situ-situ aja.
Di dunia nyata, nolak main politik kantor dengan dalih integritas itu bukan bikin lo jadi pahlawan tapi cuma ngebuktiin lo kurang kecerdasan sosial.
Politik kantor itu YA bagian dari kerjaan lo. Bukan penghambat.
Dunia kerja itu bukan sistem meritokrasi yang adil. Kalau lo ga tau cara "menjual" diri lo, merebut kredit atas pekerjaan lo (dan kadang pekerjaan tim lo), serta bermanuver di sekitar ego atasan, maka lo hanya akan menjadi batu loncatan bagi orang2 yang ngerti cara mainnya.
Warga,
Di tengah timeline yg penuh kabar kebakaran, erupsi, dan bencana, jangan sampe perhatian kita pindah trs masalah yg belum selesai ikut dilupain.
Jangan lupa:
1. Flores, NTT
129 orang meninggal, >1.210 luka, sekitar 87 ribu mengungsi. 102.384 rumah masuk pendataan awal, baru 51.591 yg terverifikasi per 7 September.
2. Aceh
Pemulihan pascabanjir besar tahun lalu masih berjalan. Kebutuhan hunian tetap 34.727 unit, baru 401 yg selesai per 27 Juli.
3. MBG
50.059 orang terdampak dalam 560 kejadian di 36 provinsi.
4. Karhutla Kalimantan
Warga terdampak, habitat terbakar, satwa terancam. Sedikitnya 9 orangutan dievakuasi di Ketapang dalam waktu kurang dari sebulan. Satu orangutan, Sempurna, mati diduga terdampak asap.
Asapnya juga sudah berdampak lintas batas, termasuk Malaysia, Brunei, hingga Filipina.
5. Kasus Febrie
74 kg emas ditemukan di rumahnya. Pertanyaannya masih sama, emas itu sebenernya punya siapa?
6. Kematian Bambang Setiyawan
Meninggal dalam rangkaian kericuhan 27 Agustus. Kasusnya masih harus diusut sampai tuntas.
7. Kasus Andrie Yunus
Dua prajurit mendapat keringanan hukuman dan pemecatannya dibatalkan.
Kita boleh peduli pada bencana hari ini. Wajib!
Tapi jangan sampe berita baru bikin kita lupa pada korban, satwa, lingkungan, dan perkara yg belum selesai.
Dan kalo sampe terbukti ada yg sengaja membakar hutan atau menciptakan kekacauan demi menutupi isu tertentu, kami akan marah.
Penderitaan warga bukan alat pengalih perhatian.
Warga berhak tahu.
Warga berhak ingat.
#SalingJagaWarga