Buat yang berkeluarga, Sweden 🇸🇪 ini emang the best. Gue udah berapa kali ngobrol orang Sweden, dan mereka ngebanggain pajak yang mereka bayarkan, akan balik karena akan dirasakan langsung sama masyarakatnya.
Gue sebagai WNI could neveeerrrr 😭😭
Pada 2012, BBC menayangkan dokumenter Toughest Place to be a Binman yang mempertemukan dua petugas kebersihan dari negara berbeda, yaitu Wilbur Ramirez dari London dan Imam Syafii dari Jakarta.
Di London, Wilbur bekerja mengangkut sampah menggunakan truk dengan fasilitas yang memadai.
Gajinya juga tergolong tinggi, bahkan disebut lebih besar dibanding sebagian pekerja kantoran sehingga kehidupannya terjamin.
Namun saat menjalani pertukaran profesi selama 10 hari di Jakarta, Wilbur melihat kondisi yang jauh berbeda.
Imam Syafii harus mengangkut sampah menggunakan gerobak dorong dan bekerja di tengah tumpukan sampah yang sering menumpuk karena truk pengangkut tidak datang setiap hari.
Wilbur semakin terkejut ketika melihat kondisi rumah Imam dan kehidupan keluarganya yang serba kekurangan.
Dalam dokumenter tersebut, ia bahkan terlihat menangis saat menyaksikan langsung kerasnya kehidupan yang dijalani rekannya itu.
Pengalaman tersebut membekas bagi Wilbur. Setelah kembali ke Inggris, ia menggelar acara penggalangan dana di sebuah klub musik di London untuk membantu Imam dan para petugas kebersihan lainnya di Indonesia.
“Saya ingin membantu Imam dan teman-temannya mendapat gerobak baru,” kata Wilbur saat acara penggalangan dana di London.
Tak hanya gerobak, Wilbur juga ingin mengumpulkan dana untuk membantu pendidikan anak-anak petugas kebersihan serta kebutuhan kesehatan mereka.
Kisah ini menjadi salah satu momen yang paling diingat dari dokumenter BBC tersebut.
Setelah melihat langsung kehidupan petugas kebersihan di Jakarta, Wilbur menyadari bahwa pekerjaan yang sama bisa memiliki kondisi dan penghargaan yang sangat berbeda di dua negara.
Berita di TV Taiwan:
- MBG penuh masalah, termasuk keracunan
- Liputan korupsi Dadan CS: memperkaya diri
- Penunjukan vendor tidak jelas, pengadaan gak jelas
- Meskipun begitu Prabowo bersikeras melanjutkan program MBG
Peringatan dilarang merokok pakai bahasa Indonesia di ximending Taipei Taiwan.
Artinya apa?
Yak yang suka merokok di sana ya orang Indonesia.
Malu gak?
Please @UNICEF , @UNICEFIndonesia , @kpp_pa and @KPAI_official , protect Indonesian children!!
Children are the future of our nation. They should never become shields for those in power, tools of propaganda, or symbols used to build support for any government policy.
Indonesia's Child Protection Law (Law No. 35 of 2014), Article 15, clearly states that every child has the right to be protected from abuse and exploitation in political activities. This principle exists because children deserve to grow up free from political manipulation and exploitation.
When elementary school children are brought to public demonstrations, asked to carry signs, chant slogans, or serve as symbols of support for a government program, we must ask a simple but important question: Who is truly being protected the children, or political interests?
Children are not born to carry the burden of adult politics. They are born to learn, to play, to dream, and to grow. They are not mature enough to fully understand political issues or to give informed consent to participate in activities with political implications. That is precisely why the law exists—to protect them from being used to advance the interests of others. If a government program is truly beneficial, its success should speak for itself. Public trust should be built through transparency, accountability, and measurable results—not by placing children at the center of political messaging.
Children's voices should never be used as loudspeakers for political agendas. Their small hands should be holding books, not protest signs. We respectfully urge @UNICEF and @kpp_pa to take this matter seriously. We call for an independent investigation into the reported involvement of children in political demonstrations and for appropriate action to ensure that every child's rights are protected in accordance with Indonesia's Child Protection Law.
Protect Indonesian children. Because when childhood is exploited, it is not only a child who is harmed—it is the future of an entire nation.
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
tolong berhenti untuk stres. ingat, kamu punya hati yang baik, vibes yang manis, dan jiwa yang tulus. percayalah, semesta akan berpihak sama kamu dan semua bakal baik-baik aja.
🚨Bukan proyek Prabowo yang penuh drama korupsi.
Tanpa banyak pidato, 2.500 rumah diberikan gratis oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada korban Banjir di Sumatra.
Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 🙏
Teman-teman, saya ingin menjelaskan menstruasi kepada para laki-laki.
Sebagian laki-laki mengira menstruasi hanyalah beberapa hari rasa tidak nyaman, sedikit perubahan mood, lalu selesai.
Padahal, jarang sekali yang benar-benar menghitungnya.
Seorang perempuan berada dalam masa subur itu kurang lebih selama 40 tahun.
Menstruasi datang sekitar setiap 28 hari.
Artinya, dalam hidupnya, seorang perempuan mengalami sekitar 521 kali menstruasi.
Setiap menstruasi berlangsung kurang lebih 5 hari.
Jika dijumlahkan, itu sekitar 2.607 hari.
Hampir 7 tahun hidupnya dilalui dalam keadaan berdarah.
Dan bukan kiasan, dia benar-benar berdarah.
Rata-rata darah yang dikeluarkan sekitar 80 mililiter.
Jika dijumlahkan sepanjang hidup, jumlah darah terbuang mencapai sekitar 42 liter.
Rata-rata tubuh kita berisi sekitar 5 liter darah.
Empat puluh dua dibagi lima.
Artinya, sepanjang hidupnya, seorang perempuan mengeluarkan darah setara lebih dari 8x seluruh darah dalam tubuhnya sendiri,
Delapan volume darah tubuh keluar dari satu perempuan.
Dan ada bagian yang lebih jarang dibicarakan.
Ia memulai semua ini sejak usia 11 tahun.
Sebelas tahun.
Usia ketika sebagian besar dari kita masih belajar memahami tubuh sendiri.
Ia menyembunyikan pembalut di balik lengan saat berjalan ke toilet.
Berdoa agar darahnya tidak tembus ke rok.
Mencari alasan kepada guru olahraga.
Berbisik kepada teman-temannya.
Malu luar biasa jika ada anak laki-laki yang tahu trus menertawakan.
Lalu kebiasaan itu terbawa bertahun-tahun.
Menyembunyikan.
Menutupi.
Berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Di sekolah.
Di tempat kerja.
Saat bepergian.
Di ruang rapat.
Di tengah kesibukan.
Di setiap ruangan yang ia masuki.
Ia bisa sedang nyeri, lelah, tidak nyaman, bahkan cemas darahnya tembus. Namun tetap tersenyum.
Tetap bekerja.
Tetap terlihat baik-baik saja.
Tujuh tahun perdarahan.
Empat puluh tahun belajar menyembunyikannya.
Lalu sebagian laki-laki masih menyebutnya, “Ah, cuma moody sebulan sekali.”
Bahkan bikin kepanjangan baru dari PMS, "Prepare to Meet Satan."
Teman-teman,
tugas kita bukan memperbaiki semuanya.
memang tidak akan bisa.
Tugas kita adalah menjadi lebih dewasa dalam memahaminya.
Belikan pembalut tanpa merasa aneh.
Tanyakan apa yang ia butuhkan tanpa menghakimi.
Jangan memasang wajah jijik.
Jangan menjadikan menstruasi sebagai bahan candaan murahan.
Jangan bertanya, “Lagi datang bulan ya?” dengan nada yang ngenyek merendahkan.
Jangan membuat perempuan merasa tubuhnya adalah sesuatu yang harus disembunyikan.
Ia sudah belajar menyembunyikannya sejak usia belasan tahun.
Maka jadilah orang yang membuatnya merasa aman.
Yang membuatnya merasa nyaman
Yang membuatnya tidak perlu lagi bersembunyi.
gausah adu aduan pencapaian lah, dizaman sekarang lu ga living together, ga bunting duluan, ga dugem, ga nyiksa ortu buat gengsi, hidup lempeng-lempeng aja udah mantep banget
Bisa sih keknya, waktu 60 hari pertama gw gym
- no seblak (krn emg kurang suka)
- kopi susu juga jarang karna sayang duit
- gorengan ada tapi karna acara makan² kantor itu cuman beberapa kali
- junk food karna dibeliin temen aja seinget gw 🤣
Yaudah nego 75 juta aja deh sini wkwk
Menurut gue, aksi di sekitaran Bundaran HI, apalagi berdiri massa nya di sederet gedung UOB, Menara Blu dan Menara BCA tuh lumayan mengubah perspektif orang awam apalagi yg ga kuliah PTN (dan PTS) di Jabodetabek...