kalo nyesel pernah milih blio ya bersuara dong anjengggg, bukan malah silent majorityan segala, kocakkk. itu banyak yg meninggal, banyak yg keracunan, hewan bahkan jadi korban dan lu pada masih milih diem??? NDLOGOKKK
let me tell you, warga kalimantan yg bersuara tuh ada banyak. bahkan nyampe ke masyarakat adatnya pun banyak yg bersuara. tapi sayangnya berita kalimantan emg susah buat ke up dan viral
ini tuh salah satu faktornya karena pemerintah kita masih nganut “jawa-sentris”, walaupun ga separah dulu, tp tetap aja budaya jawa sentris ini masih tetap ada. makanya pulau lain selain jawa tuh susah buat ke up, karena ya faktanya jarang dapat perhatian. kecuali emg lagi ada kejadian yg super viral 🥲
ketimpangannya beneran kerasa banget, apalagi pemerintah selelet itu ngirim bantuan. so, tolong tetap bersuara ya guys. 1 suara dari kalian sangat berarti 😔🙏🏻
Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.
Kalian tau apa yg dikatakan oleh Menteri Lingkungan Hidup ketika ditanya terkait asap kebakaran Kalimantan sudah sampai ke Malaysia?
"Ya kebetulan anginnya agak mengarah kesana waktu itu, tapi suka bolak balik gitu"
Angin yg disalahin, bukan jawaban solutif. STRESS SEMUANYA
oke saatnya gw bongkar sekarang!!
PT Kiani Lestari, entitas bisnis kehutanan/HTI di Kaltim yg berada di bawah payung grup Nusantara Energy milik presiden PRABOWO SUBIANTO (cnn indonesia)
konsesi eks taipan Bob Hasan ini dibeli PRABOWO tahun 2004 silam lewat perantara JK dan sempat heboh diungkit pas sesi debat capres soal penguasaan ratusan ribu hektar lahan (antaranews).
perusahaan ini sepaket sama pabrik pulp raksasa kiani kertas (kertas nusantara) yg menguasai hamparan konsesi hutan ratusan ribu hektar di bumi etam.
meskipun jika nantinya perusahaan kebukti melanggar, gw yakin gamungkin ada tersangka
- Sudah ada 4256 gempa susulan di NTT.
- Kebakaran masih sangat para di Kalimantan, risiko gangguan saluran nafas terutama anak-anak dan lansia.
- Aceh belum sepenuhnya membaik akibat musibah yang kemarin.
Indonesiaku 😢
Biar sekalian saya bantu BPS menjelaskan.
Desil tidak dihitung dari gaji bulanan.
Rumah tangga diperingkat memakai puluhan indikator sosial ekonomi.
BPS menyebut sekitar 39 variabel, PMT, machine learning, dan data administratif.
Nah, problemnya di sini.
Kita cuma dikasih hasil dan infografik, sementara bagian paling penting yang auditable justru nggak dibuka
Parameter model, bobot variabel, cara pemeringkatan, performa model, sampai inclusion dan exclusion error tidak dibuka secara rinci untuk bisa diaudit.
Lalu bagaimana kita tahu desil 9 memang lebih sejahtera dari desil 8?
Bagaimana menguji bias wilayah, bobot kendaraan, rumah, pekerjaan, atau aset?
Di medsos sudah banyak warga mengeluh desilnya jauh dari kondisi nyata. Itu seharusnya jadi alarm validasi.
Kalau desil dipakai menentukan bansos dan subsidi, buka metodologinya sampai bisa diuji.
Jangan cuma kasih infografik SALAH, BENAR, HOAX, tapi ketika diminta hitungan detail jawabannya selalu:
POKOKNYA ADA.
“EMANG GUE PIKIRIN!!”
Sebuah pernyataan paling dongo yg pernah gw dengar dari seorang pemimpin. Gila. Kayak percuma pada demo, kritik, percuma.. kaga dipikirin. 😂
Udah mau sebulan dari operasi luka jaitanku masih belum pulih sempurna. Aku kecapekan dikit atau jalan kaki terlalu jauh perutnya bisa nyeri terutama kanan bawahku. Jangan anggap aku dh sehat sempurna plisss aku masih ngerasa banyak hal yang berubah setelah dioperasi☹️☹️
•kdm• ⚠️ 🔥 My Royal Nemesis
Walaupun 2 ep terakhir berasa ditumpuk konfliknya tapi eksekusinya baguss bangettt. Bakal kangen sama couple bengis dengan segala keplengeran mereka. Makasih writernim tetep konsisten dengan plot unik dan gak nyawit 😭
Suka duka @_pln_id & saya 3 hari ini :
- Lusa kemarin, di jogja, lampu mati, okedeh besok aja kerjanya di jateng sekalian balek
- Kemarin, di jateng, mati okedeh besok aja kerjanya adem2 di tawangmangu
- Hari ini, di tawangmangu, baru 30 menit kerja, MATI LAGI COK
BANGSAAAATTTT MBOK KON PIE IKI BJIRRR???
Beberapa kekuatan besar di Indonesia kalo bersatu demo semua,
- Mahasiswa
- Ojol
- Supporter Bola
- Kelompok Silat, Sound Horeg dan Komunitas motor CB
- Ibu-ibu Muslimat
Cici-cici sama Koko-koko Citraland, PIK, Pondok Indah dan daerah lainnya nggak usah ikut turun gpp
Kalian bagian logistik
LAH EMG KENAPA PERTAMAX NAIK 32% KAN MASIH ADA PERTALITE Rp10.000/liter?
Eitss bentar2..
Pertalite itu RON 90. mesin motor modern/mobil keluaran 5 tahun terakhir mayoritas butuh minimal RON 92, artinya kalau maksa pakai Pertalite? mesin cepet rusak. Kalau naik ke Pertamax? keluar Rp16.250/liter, skrg udh naik 32%.
Intinya kalian udah ga punya pilihan. mau ga mau bayar mahal, mau ga mau nanggung. Rakyat tuh posisinya selalu di ujung rantai makanan alias YG KENA IMPACTNYA KITA SEMUA.
Ojol yang biasanya ngisi Pertamax → biaya operasional bengkak → tarif naik → kalian yang bayar lebih mahal buat pesan makan & ojek.
Truk logistik isi Pertamax → ongkos kirim naik → biaya distribusi naik → harga barang naik
Jadi yang naik bukan cuma biaya bensin. Mie instan, beras, telur, paket online, dll semua lini terdampak, ujung2nya impactnya RAKYAT yang nanggung.