[17s] 6 tahun sebelum miniteen dilahirkan, Mingyu pernah ngedesain BongBongteen yg sesuai sama karakteristik masing2 member di mata Mingyu 😍🥰 Waktu itu Hoshi belum kena virus horanghae, dia masih versi wangjanim 🤣
Kok.. lebih suka yang ini ya... kayak.. ini baru senyum dan mata 'I'm intoxicatedly in love with you' ala cowok dengan emotional unavailability kelas kakap..
asumsi gue kaum all in tiktok gak bakal nonton Dirty Vote ini, kalau mau bantu spread awareness… apa boleh buat cuplikan2 penting untuk diusahakan fyp disana? Minimal ada usaha buat bikin mereka mikir.
gue baru nengok tiktok barusan aja udah ada yg bilang paling ini bikinan 01😮💨
Bukan film horor atau drama, tapi sepanjang nonton DIRTY VOTE dibikin takut dan sedih.
Kirain cuma film yg perlu "skenario" bagus, ternyata pemilu dan politik juga. Kalau gini, masa rakyat kayak kita cuma bisa ngikutin "skenario"-nya?
Menurut kamu gmn?
Minton bahas dikit 👇
Beberapa dokumenter garapan Dandhy Dwi Laksono:
SAMIN VS SEMEN (2015)
SEXY KILLERS (2019)
PULAU PLASTIK (2021)
THE ENDGAME (2021)
BARANG PANAS (2023)
DIRTY VOTE (2024)
Semua link nontonnya ada di reply 👇
Justru kita semua harus mempertanyakan team dari paslon yang meragukan kapasitas akademisi yang jadi narasumber di Dirty Vote.
1. Divitri Susanti
Beliau mendirikan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) bersama dengan rekan-rekannya. PSHK merupakan lembaga penelitian dan advokasi reformasi hukum yang dipicu oleh peristiwa Mei 1998
2. Zainal Arifin Mochtar
Dosen Hukum Tata Negara UGM yang pernah menjadi anggota Tim Task Force Penyusunan UU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (2007); menjadi Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT), Fakultas Hukum UGM (2008—2017); dan menjadi anggota Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, berdasarkan Keputusan Menkopolhukam RI Nomor 35 Tahun 2020 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar
3. Feri Amsari
Dosen di Universitas Andalas, pengamat hukum tata negara, ia juga merupakan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas.
Sebetulnya TPN 02 itu gak usah sensi soal #DirtyVoter karena semua paslon kena.
Cuma ya memang ada yg kena sedikit, ada yang bertumpuk2. Sesuai dengan”dosa” masing2 aja.
Ya masa ngarepin dosanya banyak tapi gak disebut di film?
Pemilu! Panik jadi KPPS. Tes App siRekap nggak bisa edit kesalahan pembacaan scan. Pasangan 02 di form C-hasil tertulis 152. Terbaca sistem 652 dan nggak bisa diedit. Udah tanya petugas KPU dan katanya gapapa masih mock up test🥲
Jadi pengen cerita kejadian sore ini 🤓
Saya sering banget naik taksi, dan setiap saya tanya, “Pilih siapa Pak?”
Mereka selalu lihat saya dulu di kaca spion dan menjawab (non-konfrontatif), “Yah… kalau nggak 02, 03 lah…” sambil senyum2.
Pertama2 saya biasa aja, tapi lama2 terasa aneh karena nggak pernah denger jawaban “01”. Padahal katanya 01 jago di grassroot, blue collar, mesin partainya berjalan, tp ga pernah denger. Aneh.
Saya mulai curiga, mereka jawab demikian untuk ‘menghormati’ penumpang mereka, yaitu saya, yang kayaknya dengan wajah begini, biasanya nggak pilih 01 😝
Jadi daripada perbincangan gak nyaman, mungkin part of their service training, mereka nggak pernah jawab 01.
Nah.
Di taksi sore barusan ini, saya dapat jawaban yang sama, tapi saya lalu bilang, “Saya pilih 01 lho…”
Mukanya lega, lalu malu2 dia bilang, “Yah… saya juga sebetulnya 01 lah pak…”
Pas saya tanya teori ‘menghormati’ tadi, ternyata bener itu yang terjadi. “Yah biasanya yang model2 bapak, milihnya kalo ga 02, ya 03,” katanya sambil senyum2.
Jangan kawatir, saya kaga tersinggung sama sekali, bahkan merasa so sweet 🥰 dia mikirin saya.
Memang di demografis pendukung capres pemilu 2024 ini, kokoh2 kayak saya gini biasanya ke 02 atau ke 03. Kebanyakan ya, bukan semua 🤓
Tapi bisa jadi bagian dari sedikit kokoh dan cici yang ada di 01, I can’t help but feeling a bit special 🥰
Mobil dah hampir sampai. Saya bertanya, “Survey jelek banget mulu nih Pak, bener ga sih 01 kaga ada yg milih?” tanya saya. Menurut dia tidak demikian. “Banyak kok pak!” Lalu dia cerita ini-itu, wah seru2. Ga usah cerita di sini lah ya 😇
Senang sekali bisa ikut dalam energi kerelawanan ini. Senang rasanya bisa ikut ke JIS besok bertemu teman2. Kalau ketemu kokoh2 dan cici2 yang sedikit ini besok di JIS, kita saling sapa ya, saling berikan salam, mereka pasti senang sekali ❤️
Sampai ketemu besok! 💪🏼
Apresiasi yg setinggi-tingginya utk sahabat nakes sekalian yg sangat antusias ingin berkontribusi utk #KumpulAkbar.
Terus terang, kami tim kesehatan kewalahan memfasilitasi antusiasme tsb.
Tanpa mengurangi rasa hormat, silakan ambil peran yg memungkinkan. Tidak perlu di dalam stadion, di sepanjang jalan kita bisa berikan bantuan bagi yg membutuhkan.
Mohon maaf sekiranya kami tidak bisa merespons satu persatu permintaan sahabat.
Relawan keturunan Tionghoa, Pemuda Tionghoa Amin (PETA) turut hadir mendukung pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan (@aniesbaswedan) - Muhaimin Iskandar (@cakimiNOW) (AMIN) di acara Kampanye Akbar, Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2). Salah satu relawan bernama Darius mengatakan, PETA membawa gerakan perubahan dengan tagline Minoritas No More, Indonesia Bersatu Forever!
#Relawan #Tionghoa #PETA #ber1beraniberubah #AniesBaswedan #MuhaiminIskandar #kumpulakbar #AMIN
• 2022
- ARGENTINA KALAH DI LAGA PERTAMA
- 16 BESAR KETEMU AUSTRALIA
- TUAN RUMAH QATAR
- ARGENTINA JUARA PIALA DUNIA
• 2024
✅ INDONESIA KALAH DI LAGA PERTAMA
✅ 16 BESAR KETEMU AUSTRALIA
✅ TUAN RUMAH QATAR
❓ INDONESIA JUARA PIALA ASIA? 🤔
#Blibli@bliblidotcom
Partai underated tapi
1. Satu-satunya partai yang tidak mau diajak kedalam koalisi pemerintah dan tetap konsisten menjadi oposisi walau tidak punya jabatan menteri
2. Satu-satunya partai yang menolak UU ciptakerja
3. Menolak Revisi UU KPK
4. Menolak pemindahan ibukota baru