Lagi ramai jadi perbincangan, akun TikTok/nia.hajar_s, yang berisi konten ceramah agama berhasil meraup 864 ribu pengikut dan 9,8 juta likes.
Videonya ditonton sampai jutaan kali. Sekilas sosok "Kak Hajar" ini tampak seperti ustazah asli, tapi faktanya, dia 100% hasil rekayasa AI.
Fenomena ini memicu keresahan besar di kalangan netizen dan pakar digital. Ini beberapa poin kritisnya:
1. Visualnya luar biasa realistis, membuat banyak jemaah digital terkecoh dan mengira sedang mendengarkan manusia asli.
2. Dakwah dinilai bukan sekadar teks yang dibaca algoritma, melainkan transfer nilai, keteladanan, dan pengalaman hidup dari ulama nyata.
3. Jika ada kekeliruan tafsir atau teks agama di dalam videonya, tidak ada sosok nyata yang bisa dimintai pertanggungjawaban.
banyak kdmp yg dibangun di atas sawah produktif. prediksiku nanti bakalan banyak yg ambles lantainya (bukan yg ambles parah) minimal melengkung cekung gitu lah 😁
Malam @KMR2287 aku ingin menanggapi postinganmu di sini secara terbuka.
Aku sangat lama merespon karena harus menyusun ingatan lagi tentang kita dulu.
Kita jujur²an, apa yang sebenarnya terjadi.
Selesaikan kecewamu dengan aku secara baik² dan jujur. Soal hubungan pertemanan kita yang dulu di sini.
Hubungan yang awalnya kita hanya dm-an tentang masalah pribadimu lalu aku "membantumu dan kamu terima"
Berlanjut Kamu pengen tau gimana POV sebagai seorang cowok. Karena kamu pengen pacaran lalu harus ngapain aja, setelah sekian lama off.
Di sinilah awal cerita kita yang kemudian jadi masalah.
Singkat cerita kamu mulai pacaran dengan seseorang.
Kamu ingat pertanyaanmu, apakah pacar itu wajib "test" dulu ?
Lalu aku kasih saran.
Apa yang terjadi setelahnya?
Kamu sudah menceritakan semuanya.
Lalu kamu putus nyambung, yang bikin kamu curhat panjang lebar denganku.
Sampai sini kita masih baik.
Dan makin dalam berhubungan.
Apakah chat kita ada unsur pemaksaan ?
Bukankah kamu juga sering memanggil aku "sayang" ?
Bukankah saat di Bis tengah malam, kamu yang minta temenin chat ?
Masih ingat ga kamu yang dulu mencari²ku, lalu terus menerus voice call sampai jam 5 pagi dan aku ngga mau angkat, lalu kamu marah besar ?
Kita ga pernah vcs 1x pun.
Aku yang menolak ajakan video call, dan kamu yang voice call pertama kali bukan ?
Hanya voice call. Jawab jujur.
Diakhir masa pertemanan kita yang singkat kamu chat isi hatimu ke aku tentang takut "ada rasa lebih".
Terus panjang lebar chatmu yang menyebut "Tentang cinta" dan takut jadi terlalu dalam, tapi memang gak pernah aku tanggepin, lalu kamu hapus sendiri chatmu kan ?
Sebelum aku blokir, berapa kali kamu duluan yang blokir aku ?
Alasanmu karena lagi sama pacar, lalu setelahnya kamu unblok dan chat lagi.
Jawab aja jujur.
Lalu apa salahku kalo menjauh ?
Dan ingin berakhir.
Masalah kita simple.
Kita dulu berteman dan sama² welcome, tapi kemudian jadi problematik, pertemanan kita jadi toxic, lalu aku menjauh dan kamu kecewa.
Hubungan kita dulu ga ada bedanya dengan hubungan orang lain di luar sana yang awalnya sama² saling menguntungkan. Hanya aja status kita teman dan hubungannya versi online.
Kemudian aku aku ga pernah lagi baca dan balas chatmu.
Terakhir kamu telpon dan chat aku lagi, dan belum sempat aku baca.
Silakan reply jika kamu bersedia buat ngobrol dengan niat baik dan jujur apa adanya.