Rakyat dikejar-kejar untuk membayar pajak, tapi sebelum mengejar rakyat yang belum bayar pajak lebih baik kejar dulu tuh perampok uang rakyat. Uang ribuan trilyunan hilang dirampok hanya dinikmati oleh segelintir orang aja...
Kaget sih dapat info wamennaker ke ciduk @KPK_RI dan sangat prihatin, karena selama ini beliau serius menjalankan tugas sebagai wamen. Tapi yang diinginkan rakyat bukan serius untuk diciduk...
🥲
Kalo mundur dari kabinet baru seru, terlihat jelas perlawanannya. Tapi kalo mundur dari Ketua umum terlihat jelas tak berdaya menahan tekanan...
#salam
Wartawan : gmn nih pak bupati, anda disuruh mundur oleh mereka yang demo...
Bupati : ya gak bisalah, karena saya dipilih oleh Rakyat...
Wartawan : loh, yang demo kan rakyat...
😂😂
Pernah ada juga yang membabi buta. Menyatakan “terpaksa pakai kekerasan biar kasus bisa jalan”.
Membabi buta atau dibabi buta dalam penegakan hukum tidak baik.
Proses penegakan hukum musti dijalankan dengan lurus, obyektif, impersonal dan adil. Wajib dijauhkan dari faktor-faktor non hukum.
Maka, tegakkanlah hukum dengan lurus dan adil. Kepada siapapun, tanpa kecuali.
Menko Zulhas Ajak Rakyat Produktif, Jangan Terus Meminta Pada Negara: Musuh Utama kKita Kemiskinan https://t.co/z1web2ZiWF
Pejabat jangan hanya minta suara rakyat bila tak mampu ???
1. ....
2. ....
3. ....
dst
Ridwan Kamil menjalani tes DNA di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/8/2025), bersama Lisa Mariana dan seorang anak berinisial CA. Tes ini dilakukan sebagai bagian dari proses hukum atas dugaan perselingkuhan yang melibatkan nama RK dan Lisa.
RK menyebut langkah ini sebagai inisiatif pribadinya untuk menyudahi isu yang dinilai merugikan nama baik dirinya dan keluarga.
Sebelumnya, RK juga telah melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim dengan dugaan pelanggaran UU ITE, karena menyebarkan informasi tanpa dasar hukum yang kuat.
Sampel DNA dari ketiga pihak telah diambil dan akan digunakan sebagai bukti dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
#RidwanKamil #LisaMariana #TesDNA #UUITE #BareskrimPolri
KPK menduga Anggota DPR RI Satori dan Heri Gunawan menerima total Rp 28,2 miliar dari kasus dugaan korupsi terkait penyaluran dana CSR BI dan OJK.
https://t.co/vltb3Bdm1k