Nasib +62 seminggu terakhir :
- Putusan MK : Jakarta tetep ibu kota, gak jadi IKN
- Sambo Kuliah S2 di lapas
- Nadiem divonis 18 + 9 tahun
- Ibam divonis 4 tahun
- Andrie Yunus gak sopan dan ber etika, makanya disiram air keras
- Nonton Film Dokumenter dilarang
- Lembaga tinggi negara bikin cerdas cermat aja, juri nya blunder
Ada yg mau nambahin?
@LoGuePersija Segala salah sama lupada mah blay, Diem dibilang ciut, rame dibilang el-sosmed , pemain tengil dibilang ga dewasa, stadion sepi dibilang ramean gacoan, stadion rame dibilang pengangguran, menang dibilang karna Erick. Emang tim lu aja yang AMPAS , panpel ampas, manajemen ampas.
@wahuytng @AlphaIndexPro kocakk, dimana-mana juga tujuan pemain berkarier di sepakbola tuh buat nyari menit bermain jam terbang + nyari prestasi, percuma juga punya 2 menit FA cup kalo ujung"nya ga main lagi dalam waktu yg lama
HIDUPMU GAK AKAN BERUBAH KALAU MASIH ANGGAP SEPELE HAL INI
1. WAJAH (FIRST IMPRESSION)
• Minum air putih minimal 2 liter setiap hari
• Konsisten rawat diri, minimal basic skincare
• Biasain senyum tulus
• Latih rahang biar tegas (mewing)
2. PENAMPILAN (SELF RESPECT)
• Olahraga minimal 3x seminggu
• Rambut rapi, grooming diperhatikan
• Pakai baju yang bersih & bikin percaya diri
• Mulai jaga pola makan, kurangi junk food
3. KEBERSIHAN (HYGIENE)
• Mandi setiap hari, jaga badan tetap fresh
• Punya aroma khas (parfum seperlunya)
• Sikat gigi rutin pagi & malam
• Kuku bersih, selalu perhatikan detail kecil
4. KEPRIBADIAN (INNER VALUE)
• Jauhi orang yang menguras energi
• Temukan hobi baru untuk naik level
• Bangun rasa percaya diri pelan-pelan
• Ubah kebiasaan kecil setiap hari
• Latih rasa penasaran & selalu mau belajar
5. Emosional quality dan inteligensi
* jauhi pilih pemimpin modal pencitraan
* sebelum pilih baca visi misinya
* jangan milih karna gemoy
* lihat latar belakang pilihan
* jangan pilih calon yg gak bisa bedakan asam folat dan asam sulfat.
Bayangkan, mereka mungkin kalah di tempat kerja, kalah di sekolah, kalah di keluarga, kalah di pertemanan.
Akhirnya datang satu momen untuk bisa menang, yaitu dengan bully org lain di social media. Orang yang sama sekali tidak mereka kenal. Dan mereka menikmati kemenangan kecil itu.
Kemenangan kecil yg tdk mungkin didapat di tempat lain.
So it's a cultural problem. Not only in football. This is part of our society.
@mojojo_siomay@jakartatroops emang ada tim yg beneran kuat di liga 1 musim ini?? top 5 klasemen: borneo, persija, malut, persebaya semua sudah dikalahkan sama persib
@wgyx@SeledingTekel menurun dari segi apanya kang? di liga masih posisi 1 dengan perolehan poin lebih banyak ti musim kamari, pencapaian di ACL 2 jauh lebih baik & meningkat. taktik?? perasaan bojan mah ti awal megang persib ge emang taktikna kitu-kitu keneh, teu aya nu berubah
@sammyurboy@seryur12@adrprmdt@CentralsSC urgent tuh kalo teja cidera, lah sekarang mah kan teja nya juga sehat walafiat, gaada masalah soal itu, lagian fitrah udah cukup kok untuk backup di liga, kalo masih ga dipercaya dari sekarang kapan bisa berkembangnya kiper muda coba, intinya pelatih lebih tau kebutuhan tim
@Affaantuh@wallpassjournal dan gw yakin indosiar juga abis digeruduk suporter persib gini ujung"nya bakal tetep nyiarin live match persis vs persib nanti karena potensi rating & trafficnya gede, sama casenya kek kemaren pas persib vs bhayangkara, awalnya ga siarin, ujung"nya disiarin jg setelah digeruduk
@Affaantuh@wallpassjournal coba lu bandingin jumlah pertandingan live tv tim gede kek persib, persija apakah sama jumlahnya dengan klub kek psbs biak, semen padang jelas beda lah, karena tv juga nyarinya yg paling cuan & lebih laku buat narik iklan karena ratingnya bagus