Guru: Kukuh Dalam Pendirian itu di Perlukan Saat, Kebaikan Tampak di Genggaman Seorang Amanah.
Belum ada Sejarahnya Dalam Dunia Usaha, Subtansi Kerangka Administrasi yg Ringkih bisa Menegakkan Struktur Fondasi Tata Kelola yg Komprehensif.
*Masa kalah sama agen, gimana ceritanya
Akal bisa dibelokkan, tapi tidak dengan Nalar! Saking kalang kabutnya, mereka menggunakan cara yg tidak berkelas.
Semua hal bisa di co-pas, tetapi sensasional intelektual tidak akan pernah kehilangan kontras.
Nuansa kepanikan mendahului kepiawaian, itu adalah fenoma kedunguan.
• Pengalaman Tanpa Mengikuti Pengetahuan Perkembangan = Kaku.
• Pengetahuan Tanpa Mempelajari Pengalaman Perkembangan Sebelumnya = Liar.
• Tanpa Pengalaman & Pengetahuan Sebelum & Sesudahnya = Kegoblogan.
“Polos & Dungu beda tipis, tapi menghina perjuangan sebuah Ketololan”
Sedang ada Pengaburan Penyampaian Aspirasi. Sadar maupun tidak sadar, pola seperti ini memiliki ciri khas klasik tapi tetap efektif.
Mengambil suatu momentum diluar subtansi. Lalu kemudian dijadikan sebagai, bahan konsentrasi penuh+counter narasi. Sehingga, kehilangan orientasi.
@yappingfess Tiati, kalau ada lomba cosplay dimanapun coba perhatikan sekeliling, orang² yg memiliki ciri khas wibu dari segi outfit.
Mereka ini sangat detail dalam penilaian apalagi disaat, seorang cosplayer mewakili karakter favoritnya. Bahkan diluar sana ada kasus ekstrim sampai di Kill.
@yappingfess Wibu perfeksionis lebih ngeri dari introvert yg kehilangan arah🤣, Satu tingkat di atas Wibu iaitu Otaku.
Otaku Cosplay lebih tidak menerima jika, ada seorang cosplayer tidak sesuai ekspetasi, maka akan langsung dihujat. Masalah ini muncul karena cosplay ada perlombaannya.
@tanyakanrl Bakom bilang, MBG itu ‘Kontrak Politik’ Janji Kampanye. Jadi, seandainya di stop, melanggar janji kampanye.
List janji kampanye lainnya: “Pendidikan Gratis”, Sekarang, coba telaah; Dana Pendidikan digunakan untuk MBG artinya, Proyek lebih penting daripada Program.
Wassalam..
@tempodotco Seluruh Eksekutif & Legislatif seharusnya belajar Ilmu Ketatanegaraan. Karena, Hukum & Politik beda tipis.
Jangan hanya tata kelola & penerapan administrasi pemerintahan saja yg dipelajari. Alhasil, kehilangan arah; baik argument maupun statement.
Jangan kritik dijawab kritik.
@TxtdariHI Lihat nanti pas turun sedikit, para pendengung menarasikan seolah-olah kebijakan penurunan harga BBM sudah menjadi, Prestasi; "Kebijakan Multi Ultranasional"
Sentimen: tidak menyukai suara aspirasi kritis, tapi paling teriak kencang keberhasilan semu.
Tujuan Pengaburan Subtansi
@TxtdariHI Negara ini dikelola berdasarkan bisnis to bisnis tidak ada pengorbanan untuk masyarakat.
Sebentar lagi ada statement; “Bahwa tidak mudah menurunkan harga bbm dikarenakan, pemangku kebijakan & investor sudah menyepakati harga sebelum turun.”
Dari dulu seperti ini statementnya.
@yappingfess Sebagai hadiah karena sudah dibongkar. Jadi, pemerintah sekarang menaikan biaya hidup masyarakat sebagai tanggung jawab, bukan karena faktor geopolitik murni.🤔
Perang Elit mengorbankan tatanan ekosistem sosial ekonomi masyarakat. Bukankah pejabat yg seharusnya mendapatkannya.🧐
@tanyarlfes Pembulatan terdekat (tentatif)
1 → 5 pembulatan ke bawah
6 → 9 pembulatan ke atas
Berlaku untuk pecahan 3 desimal akhir.
Penerapan Rounding tentatif di restoran memang cenderung ke atas.🤣
Cash Drawer atau Raptor sudah disetting untuk Rounding transaksi. Bukan salah kasir.
@tempodotco Pembahasan bersama DPR untuk Anggaran 2027 tertutup.
Format & Formulasi saat mengkaji ulang hanya sebatas statement. Menu Gizi yg menjadi premis belum ditentukan.
Jargonnya Makanan “Bergizi” & penerima manfaat tidak mendapatkan ‘Gizi’ hanya karena "Gratis". Gimana ceritanya🤔
@tempodotco Perubahan drastis secara tiba-tiba dalam hal apapun! Mustahil, alarm bawah sadar seseorang tidak aktif & mempertanyakan.
Saat kata sakti "Prioritas" menjadi dalil, maka menimbulkan pertentangan antara; perintah vs situasi, yg membuat ruang bingkai hasil kinerja inkompetensi.
“Sekolah adalah Jembatan Ilmu.”
Jembatan yg disebrangi haruslah kuat fondasinya. Estetik Pernak-Pernik & Hiasan Elegan hanya Opsional.
Tujuan utamanya adalah ujung sisi lain jembatan. Menikmati Pemandangan saat Menyebrangi Jembatan bagian Keindahan Sesungguhnya.
📌
Aktivis & Mahasiswa adalah Ranah Kaum Intelektual bukan Kaum Elektabilitas. Jangan bermain dengan statement & argument yg bias! Karena mudah sekali untuk di telaah.
Pendengung yg mengaku intelektual sekalipun, tidak akan bisa masuk kedalam subtansi komprehensif.
Jarak Harga BBM; Rp10.000,00 → Rp16.250,00. Angka psikologis ini mempengaruhi biaya hidup, & pilihan rasional berdasarkan biaya bukan produk.
Dalam psikologi pasar, suatu produk bisa menjadi acuan tekanan biaya produksi, sisi lain juga bisa menghancurkan kepercayaan publik.
@yappingfess Anomali yg teramat Absurd disuarakan secara Ambiguitas.
Kehabisan akal! hastag: Rakyat melawan Mahasiswa Bar-Bar. Literasi dibungkus Fasis.
Bahkan, Stilistika bermain di Hermeneutika pun mereka Dungu.
Mereka yang teriak² dolar menguat, tapi dia mempertanyakan orang-orang yg kemarin berisik, cuma ada satu kemungkinan; “Panic Buying” & dia nyangkut. 🤣
Seorang trader pasti tahu bahwa selain fundamental ada yg namanya psikologis.
Kalau pinter dia puter, bukan teriak.
Dungu🤣