#Indonesia: Important report from #CSIS think tank
Within 48 hours of June 10 nonsubsidized fuel price hike, demonstrations broke out at 5 locations, beginning in #Kendari, then #Bandung, peaked in Jakarta on June 12 with "Toward a Bankrupt Indonesia" protest
Thread
"Januari 2020, ane pernah ngeliat sosok wanita tinggi. Punya staffnya sendiri pas ngedampingin Lord Mulyono tirakatan di Pantai Selatan Jogja. Si cewek memang foreigner"
Anon, Bantul
Dear World..🌎🌍🌏
Look at these two photos. Really look at them.
A mother - standing alone in front of a police line, unarmed, unafraid.
An ojek driver - a man who spends his days navigating Jakarta's chaotic streets just to make ends meet -raising his voice today for something bigger than himself.
These are not professional protesters. These are not politicians. These are ordinary Indonesians who woke up this morning, looked at their country, and said: enough.
Indonesia is not burning. Indonesia is not violent. Indonesia is speaking and it is asking the world to listen.
Today, on the streets of this nation, mothers and fathers, students and workers, are standing together. Not out of hate. Not out of destruction.
But out of love - for their children, for their future, for a democracy they refuse to let be taken from them.
Please see us. Please hear us.
Indonesia is fighting and it is fighting with peace🔥🔥
Polda Metro Jaya hari ini, di depan kamera:
"Kami bukan musuh mahasiswa. Kami adalah partner. Kami adalah mitra."
Lalu mereka umumkan angkanya:
Untuk mengawal demo hari ini , 6.675 personel gabungan disiagakan.
Prediksi massa aksi?
Sekitar 300–500 orang di DPR/MPR.
Di Bundaran HI? 80–100 orang.
Rasionya: untuk 500 mahasiswa, negara siapkan hampir 13 aparat per orang.
Tiga belas.
Bukan untuk perang.
Bukan untuk bencana.
Untuk warga negara yang mau bicara.
Dan ini bukan pertama kali.
Jumat 12 Juni lalu ,4.151 personel untuk massa yang juga ratusan orang.
Setiap minggu angkanya naik.
Di saat yang sama, Polda mempersoalkan surat pemberitahuan , apakah mahasiswa sudah lapor sesuai UU No. 9 Tahun 1998 Pasal 10.
Tapi Kabid Humas Polda mengakui sendiri dalam konferensi pers hari ini: meski tanpa surat pemberitahuan, polisi tetap melakukan pengawalan.
Jadi surat itu wajib atau tidak?
Kalau tidak wajib , kenapa dipermasalahkan ke publik?
Kalau wajib , kenapa tetap dilayani?
6.675 aparat untuk 500 mahasiswa yang mau bicara.
Di negara mana ini disebut "pelayanan"?
BEM UI TUNJUKKAN CHAT KE POLRES, BANTAH TAK ADA PEMBERITAHUAN DEMO 12 JUNI
Athof, Ketua BEM Ul: "Bagaimana bisa mereka mengklaim bahwa aksi 12 Juni kemarin tidak ada pemberitahuan. Tidak ada surat yang dikirimkan."
"Pada faktanya, di sini saya telah memegang buktinya. BEM UI telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Wakasat Polres Jakarta Pusat terkait aksi di Bunderan HI."
"Cuma, kita juga tidak usah kaget dikarenakan Polri hanya institusi yang membela kepentingan elit."
"Polri tidak ada untuk melindungi kepentingan rakyat. Polri tugasnya hanya berbohong setiap saat."