Aneh. Ujian itu berubah menjadi kelas biasa, aku jadi sorotan, ketika melihat gambar kue dan makanan yang diberikan guru. Aku mengingat sesuatu ketika melihat kue itu sambil ingin memandang dia. Lalu menangis, tak henti. Yang lain bingung kenapa. Aku mengerti, walau
Ada kejadian lucu, dia mencari pen karena diperlukan untuk ujian. Dia bergumam kesal di depan kelas lalu berkata “pen gw itu kan gw pinjemin ke cowo itu, ah lain kali ga akan gw pinjemin pen ke cowo”.
Kenapa di mengikuti ujian itu. Padahal yang kutahu dia sudah lulus 2 tahun lalu. Dasar mimpi! Tapi aku senang, walau tak berani memandang wajahnya langsung.
Barusan aku bermimpi. Aku menangis tanpa bisa mengontrol tangisanku, mengalir begitu saja tanpa berani memandang (dia). Padahal ini sedang test kelas bahasa. Di depan banyak orang asing aku terus menangis lalu mimpi itu berubah tanpa berhasil menyelesaikan ujian itu