kejagung baru aja spill tersangka baru dalam kasus korupsi MBG :
- TNI Kolonel terlibat
- atur pengadaan sepeda motor
- Polisi aktif (LMI) tersangka
- paksa mitra beli food tray lewat perusahaan titipan, ada fee untuk disetujui
- Ditahan 20 hari di Rutan Salemba
- TNI diserahkan ke Jampitmil karena status militer
- Program makan gratis dikorupsi
- TNI dan polisi aktif ikut bermain
BUNG, TIYO INI NGANUT BUTIR-BUTIR PANCASILA ATAU TIDAK?
Jawabannya tegas: YA, dia menganut Pancasila.
Yang TIDAK menganut butir Pancasila itu justru:
• Koruptor
• Nepotis
• Orang yang berkuasa di tiga jabatan sekaligus
• Profesional pertahanan yang ikut-ikutan ngurus urusan sipil
Dulu Bung Karno pernah bilang:
“Berikan saya 10 pemuda, maka akan saya guncang dunia.”
Sekarang?
Kita cuma butuh 1 pemuda…
Istana sudah terguncang.
Mensesneg bilang Prabowo tidak hadir KTT ASEAN-Rusia karena "fokus menyelesaikan agenda di dalam negeri."
Baik. Dicatat.
Presiden yang sama ini sudah melakukan lebih dari 54 kali kunjungan luar negeri dalam 19 bulan , ke 25+ negara.
Prancis saja dikunjungi 4 kali dalam 10 bulan.
Total waktu di luar negeri: sekitar 112 hari.
Hampir 3,5 bulan.
Fadli Zon kemarin bilang diplomasi Prabowo "luar biasa, bukan omon-omon" , 5 menit ketemu Emir Qatar, langsung USD4 miliar.
Tapi KTT ASEAN-Rusia yang melibatkan 10 negara tetangga langsung dan mitra strategis kawasan , dilewat karena "agenda dalam negeri."
Agenda dalam negeri yang mana?
Di Hambalang?
Prabowo sendiri pernah perintahkan seluruh instansi negara:
"Kurangi seminar, apalagi kunjungan kerja."
Inpres Nomor 1 Tahun 2025: pangkas perjalanan dinas hingga 50%.
Estimasi biaya 54 kali kunjungan presiden: Rp960 miliar hingga lebih dari Rp1 triliun.
Aturan efisiensi untuk rakyat.
Pengecualian untuk penguasa.
Kalau KTT multilateral ASEAN-Rusia , forum yang seharusnya efisien karena banyak kepala negara hadir sekaligus , pun dilewat dengan alasan "fokus dalam negeri"...
Lalu 54 kali terbang ke luar negeri sebelumnya itu untuk apa?
Isih hurung kapok poooo, wong wongan bayaran. Disini udah fokus masalah nasional, yang situ malah fokus mbelah umat karo entuk bayaran🤑🤑🤑.
Ramasalah sihh nek ameh demo, tapi buat apa nek yang dipermasalahkan mbela kepentingan rakyat/kolektif?
cah ugm postere og AI 🤣🤣
Bahlil Lahadalia punya dua pencapaian yang susah ditandingi menteri manapun dalam satu kabinet.
Pertama: 1 Februari 2025, dia larang pengecer jual gas LPG 3 kg.
Rakyat antre berjam-jam.
Seorang ibu lansia di Pamulang meninggal kelelahan di antrean.
Bahlil bilang "tidak ada kelangkaan."
Warga di depan mukanya teriak: "anak kami lapar, Pak."
Kebijakan itu bertahan 4 hari sebelum Prabowo sendiri yang batalkan.
Kedua: Oktober 2024, dia lulus S3 di UI dalam 1 tahun 8 bulan, cumlaude.
Disertasinya kemudian ketahuan: similarity index 95% dengan karya mahasiswa UIN Jakarta di Turnitin.
Dewan Guru Besar UI rekomendasikan pembatalan disertasi.
Empat pelanggaran akademik ditemukan.
UI minta maaf ke publik. Gelar doktor-nya ditangguhkan.
Bahlil menanggapi soal gas LPG: "Kesalahan itu tidak usah disampaikan ke siapa-siapa."
Menteri yang kebijakan energinya dibatalkan presiden sendiri dalam 4 hari.
Dan gelar akademiknya ditangguhkan karena pelanggaran etik.
Keduanya dalam satu periode jabatan yang sama.
"Rupiah anjlok terhadap dolar AS. Sebetulnya, salah siapakah itu? Apa yang musti kita lakuken? Apa yang musti dibenahi oleh para penyelenggara negara?"
Bukankah akan sangat menggembirakan bagi kita apabila pejabat kita amat sangat mendengarkan pendapat para ahli dan praktisi?
jadi tau nih prabowo asbun banget soal dolar
ternyata dia dan adiknya punya 50 perusahaan
karena batu bara, kelapa sawit/CPO, atau nikel adalah komoditas yang paling diuntungkan
saat dolar menguat.
apakah di sengaja supaya usaha dia
cuan semua luber luber?
estimasi cuan pertahun bisa 10-20 triliun dia
perusahaan dia dan adiknya:
- PT Nusantara Energy
- PT Kertas Nusantara
- PT Kiani Hutani Lestari
- PT Nusantara Kaltim Coal
- PT Nusantara Wahau Coal
- PT Tidar Kerinci Agung
- PT Jaladri Swadesi Nusantara
- PT Arsari Tambang
- PT Mitra Stania Prima
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
- PT Arsari Sentra Data
- PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)
- PT Arsari Enviro Industri
Bagaimana rupiah mau kuat?
Ketika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi
Masih ingat? Ada 3 kandidat:
1) Dicky Kartikoyono, pengalaman 31 tahun di BI
2) Solikin M. Juhro, pengalaman 32 tahun di BI, ahli moneter, banyak nulis jurnal dan buku
3) Thomas Djiwandono, S1 Sejarah, pengalaman 1,5 Wamenkeu dan puluhan tahun jd keponakan presiden
Tau kan endingnya yang terpilih siapa?
Matinya kepakaran.
Makmurnya koncoisme dan familiisme
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
Ditengah kenaikan harga bensin non-subsidi yang sangat tajam. E-KTP harusnya bisa digunakan untuk implementasi program subsidi BBM, sehingga penggunaannya bisa tepat guna dengan teknologi. Contoh negara Malaysia yang sukses implementasi MyKad (E-KTP) untuk membatasi pembelian BBM subsidi.
Guys, lu pada tau gak?
Ketua BGN baru aja klarifikasi soal anggaran makan gratis,
tapi jujur ya,
denger penjelasannya
malah bikin gue makin pengen nanya:
Ini Mau Ngasih Makan Anak Sekolah
Atau Mau Buka Toko Elektronik?
Gue beneran gagal paham sama logikanya.
Dia bilang datanya meluruskan tapi buat gue ini mah malah makin bengkok.
Nih, kita pretelin satu-satu biar lu tau yang dia bilang:
1. Laptop 5.000 Unit:
Klarifikasi Dia:
Bukan 32.000 unit kok,
cuma 5.000 unit doang di tahun 2025.
Logika: Woy, Pak! 5.000 unit itu kalau satu laptop harganya 10 juta (standar kantor),
totalnya 50 miliar
Itu baru urusan administrasi doang.
Pertanyaannya:
Ini Badan Gizi atau Call Center?
Emang anak-anak di pelosok kalau laper mau disuapin motherboard?
2. Alat Masak 245 Miliar:
Klarifikasi Dia:
Pagu alat dapur cuma Rp 252 Miliar,
realisasinya Rp 245 Miliar buat 315 titik.
Logikanya:
Berarti satu dapur jatahnya sekitar 780 juta
Lu bayangin,
modal 780 juta cuma buat beli alat masak di satu lokasi?
Itu mah udah bisa buka resto
fine dining di Jakarta Pusat
Rakyat itu pengen liat dapurnya ngebul pake bahan makanan lokal,
bukan liat perabotan dapur seharga mobil mewah yang ujung-ujungnya mungkin cuma dipake buat masak mie instan kalau anggarannya bocor.
3. Bayar EO 113 Miliar
Klarifikasi Dia:
BGN ngaku butuh EO karena internal belum siap.
Logikanya :
Ini paling ngeri.
Lu bikin badan baru
dapet duit triliunan
tapi lu bilang Gue gak siap kerja,
makanya gue sewa orang lain?
Terus gaji lu buat apa?
Rp 113 Miliar cuma buat bayar EO itu pemborosan
Itu duit bisa buat gaji ribuan Ibu-ibu PKK di desa buat masakin anak-anak mereka sendiri.
Kenapa duitnya malah lari ke pengusaha EO di Jakarta?
Bau-bau bagi-bagi jatah proyeknya kenceng banget di sini
4. Drama Kaos Kaki
Klarifikasi Dia:
Itu pengadaan Universitas Pertahanan, bukan BGN.
Logikanya:
Saling lempar tanggung jawab??
klasik Mau Unhan, mau BGN,
itu semua pake DUIT APBN,
duit pajak gue dan lu semua
Publik nanya kenapa program makan gratis ada bau-bau belanja kaos kaki lewat kampus militer?
Jawabannya malah teknis "swakelola".
intinya mah sama aja:
Duit rakyat diputer-puter di antara mereka sendiri sampe kita pusing ngelacaknya
Jangan mau dibego-begoin pake istilah Paguatau Realisasi"
Intinya simpel:
Anggaran makan gratis ini rawan banget lumer di jalan buat beli barang-barang yang gak ada hubungannya sama perut anak sekolah.
Mereka lebih sibuk belanja laptop dan bayar EO daripada mastiin peternak ayam dan petani lokal dapet orderan.
Klarifikasi ini cuma strategi "pemadam kebakaran" biar rakyat bisa tenang sementara, padahal lubang boroknya makin kelihatan.
Gimana menurut lu, Guys?
Masih percaya sama klarifikasi gajelas kayak gini, atau lu ngerasa ada yang lagi pesta pora pake duit makan siang anak-anak?
Merk sendiri sudah lama ada, namanya Suryavena. Di RSMA (RS Muhammadiyah dan Aisyiyah) sudah pakai ini.
Ini waktu saya dirawat di RS Univ Muhammadiyah Malang tahun lalu. Infusnya merk sendiri.
Tampaknya ini yang akan diperbesar pabriknya.