Yudis baru sadar; nggak selamanya dia bisa interaksi sama Nakul Hantu. Dia pun meraung-raung, menggapai angin kosong, "Nakula! Nakula!"
Baru di hari itu Yudis nangis sejadi-jadinya. Baru di hari itu dia ngerasain pukulan yg sama kyk yg dirasain 3 orang lainnya.