@Nartakawarsa ... Papa juga pasti menyesali hal itu,” tetapi ia lebih ‘tak menginginkan adiknya itu bersedih, sehingga hanya penghiburan palsu saja yang dapat Ila tawarkan.
“Maaf ya, kamu harus ngelaluin hal seperti ini juga,” satu kuasanya terulur, membelai kepala Sentana.
@Nartakawarsa
@Nartakawarsa ... mengamati raut sang bungsu.
Ila ingin sekali menghibur adiknya. Tetapi, kejadian kali ini ‘tak hanya mengacaukan sang Mama namun juga dirinya dan Sentana. “Papa mungkin enggak punya pilihan lain,”
Ila sadar, ia pun ‘tak sepenuhnya meyakini kalimat tersebut. “Mbok yakin, ...
@Nartakawarsa ... spot terbaik di bagian pantai yang lengang. Kemudian, Ila pun menyusul bungsunya duduk bersisian setelah membayar juga memberitahu pramusaji, ke mana mengantarkan pesanan itu.
Sejenak, Ila terdiam, “Iya,” pandangannya ‘tak lepas dari bibir pantai, “Mbok tau,”
@Nartakawarsa
@Nartakawarsa Tanyanya yang ‘tak segera dibalas itu cukup membuat Ila paham, bahwa adiknya memang sedang ‘tak baik-baik saja. Dibiarkan olehnya pertanyaan itu menggantung di udara sedang fokusnya Ila alihkan ‘tuk memesan pesanan keduanya.
Ia mengangguk kecil, membiarkan Sentana memilih ...
@Nartakawarsa ... mengeratkan genggaman kuasa keduanya.
Hening sepersekian sekon pun ‘tak dibiarkan olehnya, “Kamu gimana hari ini?” tanya Ila, menoleh ke arah sang adik. “Aman?” Ila tahu, Sentana tentunya paham apa maksud dari pertanyaan itu.
Sedikitnya, Ila khawatir.
@Nartakawarsa
@Nartakawarsa Ila tertawa kecil. Tingkah adik bungsunya ini memang ‘tak pernah gagal membuat dirinya girang, sedangkan satu kuasa milik Ila mulai mengusak helai rambut Sentana; gemas.
“Ayo!” ia pun mengangguk, antusias. “Mbok kangen banget sama udang bakar di sini, ih,” kemudian, turut ...
@Nartakawarsa WhatsApp to si Bungsu
: Aman! Tunggu di sana, ya.
Tepat setelah Ila meminta izin kepada sang suami, kedua tungkai itu membawa keduanya berpisah, ‘tuk kemudian mencari si bungsu.
Mata itu menangkap siluet Sentana ‘tak jauh berada di depan, “Kamu ngapain ngemper di sini? Kasian,”