Keras banget ini 🔥🔥🔥
"Keputusan kemarin untuk menangguhkan—selama masa percobaan satu tahun—penerapan sanksi otomatis larangan bertanding satu laga menyusul kartu merah yang diberikan kepada pemain Folarin Balogun, telah melewati batas merah (red line)."
"Sepak bola, seperti olahraga lainnya, bergantung pada peraturan yang menjadi landasan bagi kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Terkadang aturan bisa terbuka untuk interpretasi, namun dalam kasus ini tidak. Sanksi otomatis minimal satu pertandingan setelah kartu merah bukanlah pilihan yang bisa ditentukan sesuka hati (discretionary) dan tidak memerlukan keputusan dari badan berwenang untuk diberlakukan."
"Ini adalah prinsip yang tertanam dalam regulasi, yang tidak dapat dijadikan pengecualian, terlebih lagi di tengah-tengah turnamen di mana beberapa pemain lain berada dalam situasi yang sama dan telah menjalani sanksi mereka sebagaimana mestinya."
"Ketika kepastian hukum tidak lagi dijamin oleh para pengawasnya sendiri, maka integritas permainan sedang dipertaruhkan dan kredibilitas suatu kompetisi akan hancur. Begitu pula, keputusan tersebut menciptakan preseden buruk dalam turnamen yang sedang berjalan ini, di mana situasi serupa kini menuntut perlakuan yang sama, yang pada akhirnya akan merugikan kompetisi itu sendiri."
"Sepak bola adalah olahraga yang paling dicintai di dunia karena ini adalah permainan yang indah, dan ia dipercaya karena dimainkan di mana-mana dengan aturan hukum yang sama. Sebuah turnamen tidak pernah berdiri sendiri secara mutlak, dan jika turnamen yang dimaksud adalah Piala Dunia, ia memiliki kekuatan untuk membawa dampak positif maupun negatif terhadap sepak bola secara keseluruhan."
"Kami menyatakan ketidakpercayaan kami atas keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tidak masuk akal, dan tidak dapat dibenarkan ini."
@DokGooners@vozinhapr Ini yg sebenarnya diucapin:
Messi : “Tu eres el mejor portero del mundo”
Vozinha : “Artinya apa bang messi?”
Messi : “Ente kiper terbaik di dunia”
Jawa tahun 1535 sudah punya persenjataan hebat!
Mereka bikin sendiri artileri perunggu berkualitas tinggi, senapan, busur, sumpit dengan anak panah, dan tentu saja keris di punggung. Bahkan tombak mereka dinilai lebih bagus daripada buatan Spanyol kala itu🇮🇩⚔️
✍️A.Urdaneta 1535
Sedang studi di Malaysia dan kemaren nemu bukunya cak @Mah_Hwan cetakan Gerak Budaya Enterprise, penerbit Malaysia. Ada rasa yang unik ketika membacanya di sini sambil duduk di stesen KTM. Serasa berada di tempat Mat Dawuk bertemu Inayatun.