Selang berapa waktu, tidak sampai setengah jam, secara berurutan 3 pasien yang desat berat pun berpulang. Hal ini hampir terjadi setiap hari, berat juga untuk menjelaskan kondisi keterbatasan fasilitas kepada pasien, tidak semua bisa menerima
Nerima operan px IGD full bed, covid semua dan ketahan ga bisa naik ke ruangan + pasien di luar yg belum diperiksa (tentunya copid juga) itu rasanyaa kayak ironman. Ikan hiu makan tomat deh
Keterbatasan tenaga, fasilitas, dan sulit untuk merujuk adalah masalah yang cukup horror. Horror karena semakin tingginya paparan thd penyintas, karena kita tau prognosis ke depan, tapi yaa ‘terbatas’
Ruangan diutamakan untuk pasien gejala sedang-berat-kritis, bikin pasien di IGD harus dibuat isolasi mandiri. Kadang ada dilema membiarkan pasien isoman. Terlebih pasien kritis butuh perawatan icu stuck di igd karena keterbatasan
Yang terjadi di lingkungan kerja ruangan covid full, pasien yang sudah di ruangan mengalami peningkatan gejala, kejadian desaturasi semakin jelas dan selalu ada setiap harinya, pasien positif terkonfirmasi atau susp mengantre di IGD karena sulit rujuk.
Pertama kali, pesan telor dadar yang datang telor ceplok
Kedua kali, pesan telor ceplok yang datang telor dadar
.... mulai paham polanya
Ketiga kali, pesan telor dadar berharap telor ceplok datang, eh beneran yang datang telor dadar 😭