*ngeliat queer*
"WAH gaboleh itu dilarang dalam agama saya! Harus dibrantas soalnya ntar klo ada azab saya juga kena!"
*ngeliat pejabat ngelakuin korupsi, genosida, ekosida secara terang2an*
"Wah itu dilarang juga dalam agama saya, tp nunggu tuhan aja yang bales di akhirat hehe"
Gue cuma mau bilang sebagai orang yang datang dari luar pulau jawa.
Kejadian kayak gini cuman dianggap angin lalu kalau bukan kejadian di jawa.
1 sulawesi pernah mati lampu setiap hari lbh dr 3 jam, sosmed dan media anteng2 aja tuh. Tp pas jawa sering mati lampu? 😅😅
Jadi teringat pak @aniesbaswedan pernah menyampaikan dalam debat Pilpres lalu
“Polusi udara tak punya KTP. Angin itu tidak ada KTP-nya”
Bagi yang kontra, pernyataan itu sempat jadi meme dan bahan ejekan di linimasa maupun berbagai media. Jakarta dianggap hanya memiliki anggaran besar tapi dianggap tidak mampu mengatasi polusi udara.
Sekarang, terbukti bahwa pernyataan itu benar adanya. Sifat udara dan angin yang bergerak bebas melintasi batas wilayah tanpa terikat oleh administratif suatu daerah, bahkan negara.
Dalam konteks debat lalu, polusi udara di Jakarta tidak selalu bersumber dari dalam kota saja… melainkan bisa terbawa angin dari luar wilayah yang tidak memiliki alat pemantau polusi
Plis ingat selalu bahwa pemimpin negara tidak datang sekalipun ke lokasi bencana besar itu gak wajar ya. Sama sekali gak wajar.
Takut bgt kt lama2 jd menormalisasi hal-hal yg gak seharusnya 🥲