Salah satu komentar paling lucu terkait analisis grup WA anak STM yang ternyata ketika dicek nomor-nomornya adalah milik polisi.
"Secara naluriah, anak STM memang berani tawur, tapi secara naluriah juga, mereka tidak akan pernah berani pakai nomor Telkomsel."
Mahasiswa itu sendirian, ga bawa senjata. Bapak2 yang mengamankan di situ ada banyak. Kenapa tidak diamankan saja pak? Kalo dianggap mengganggu, bawa aja ke kantor polisi pak. Mudah pak. Kenapa harus dipukuli rame2?
Dipukul pake pentungan, disiram pake water cannon, dilempari gas air mata dan petasan. Sedangkan kami mahasiswa tangan kosong. Dan Kapolda dengan santainya bilang tidak ada korban selain 6 orang polisi. Punten pak terus kawan kawan saya di aula UNISBA ngapain, ngadain pengajian?