"aku nanti mau jalan sama temenku ya"
"aku udah pulang"
"hati-hati, kalau udah sampe kabarin"
"kamu jangan telat makan, jaga kesehatanmu"
"jangan lupa sholatnya ya"
"gimana kerjanya, lancarkan? semangat terus ya"
"ada cerita apa hari ini?"
is a part of love languages!
jujurly, ketika dipertemukan dengan seseorang lalu ditreat dgn baik olehnya, meski sudah bgtu kadang diri ini masih saja trust issue & sering kali overthinkking kek “dia chattan sama yg lain gk yah?, dia bohongin aku gk yah?, dia beneran sayang apa cuma kasihan atau iseng doang?”
Hubungan dewasa itu ga perlu 24/7 chatan/telfonan. Tapi kalo ada apa² bilang, kalo ada yg ngerasa ngeganjel dalam hati tentang perasaan itu ceritakan, obrolin baik² berdua, jangan dipendem, biar tau mana yg harus di ubah, jangan cuma diem apalagi nyari kenyamanan sama orang lain.
semakin dewasa seseorang, ketika sedang cemburu, kesal atau pun marah, mereka akan banyak memilih untuk diam. ini bukan silent treatment atau ngga peduli, tapi sadar, masalah kecil kalau dibesarkan itu nambah panjang lebar.