Wakil rakyat macam apa meeting nya dijaga ketat begini? Dari gaji-nya, bayar hotel nya, fasilitas meeting nya, dibayar pake uang rakyat. Terus ngga boleh dihadiri rakyat sendiri? What a scam!
Heru Susilowati adalah salah satu peserta aksi unjuk rasa pada era Reformasi 1998.
Dia setuju dengan istilah #IndonesiaGelap yang disebut oleh mahasiswa, karena kondisi yang tidak membaik dan harga terus naik.
Akhir-akhir ini kita dihadapkan pada situasi dimana Negara dikelola dengan penuh ketidakpastian. Dari ancaman kekerasan aparat, rencana penggundulan hutan, hilirisasi tambang, efisiensi anggaran, pengelolaan MBG hingga ketidakpastian kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat geram dan marah. Dampaknya nyata terlihat di depan mata. Pendidikan dan kesehatan tak menjadi prioritas, tanah bisa kapan saja dirampas, pekerjaan bisa tiba-tiba lepas.
LBH-YLBHI juga berada pada posisi ini. Kemarahan memuncak apalagi melihat ketidakadilan yang semakin sering terjadi dan demokrasi yang semakin hancur.
Aksi demonstrasi yang terjadi dalam hari-hari terakhir adalah hal yang wajar. Negara yang demokratis seharusnya mendengarkan aspirasi rakyatnya.
Negara lewat aparat keamananya tidak boleh membatasi kebebasan berpendapat dan aksi demonstrasi masyarakat. Saat ini, LBH-YLBHI membuka posko pengaduan berupa Pusat Bantuan Hukum dan Anti Kriminalisasi di 18 wilayah.
Silahkan catat nomor telpon tersebut dan sebarkan flyer ini seluas-luasnya
Salam,
YLBHI dan 18 LBH kantor