Pamer Bojo di concert hall!
Umumnya orkestra & concert hall menampilkan karya2 simfoni, konserto atau overture dari Mozart, Beethoven, Tchaikovsky dan sejenisnya. Tapi awal tahun ini, lagu campur sari alm. Didik Kempot ini ditampilkan di Aula Simfonia Jakarta.
Mulanya, Dirut PLN Bpk Darmawan Prasodjo memintaku bersama Twilite Orchestra untuk tampil di acara Town Hall meeting PLN, dimana salah satu lagu yg diminta adalah Pamer Bojo. Konon, lagu itu sudah seperti "lagu wajib" di kalangan pekerja PLN. Di Town Hall meeting ini berkumpul para pimpinan & stakeholder PLN dari Sabang sampai Merauke.
Sebulan sebelum Town Hall meeting ini, aku menyampaikan materi di acara lainnya untuk PLN: Leaders Talk, "The Beauty of Orchestration in Leadership".
Pamer Bojo ini sebenarnya ekspresi kesedihan mengenai patah hati. Tapi uniknya, dikombinasi dengan Cendol Dawet lama kelamaan sering dibawakan dan dinikmati dengan keceriaan sambil bergoyang. Kadang kita dihadapkan pada kesulitan yang sedemikian beratnya hingga kita tak mampu mengatasinya, akhirnya kita sikapi dengan pasrah dan canda. 🙂
TWILITE ORCHESTRA & CHORUS
Pamer Bojo
Cipt.Didi Kempot
Arr. Fafan Isfandiar
Choir: Marthin Tupanno
Recording: Kevin Leonardo
Video: Tim PLN
Statement ngaco dari seorang wakil rakyat : Harga BERAS naik ributnya luar biasa, harga SKINCARE dan ROKOK naik biasa aja
Woi kang dedi mulyadi MAKAN itu Kebutuhan primer, kebutuhan mempertahankan hidup dan harus dipenuhi. Beda kalau rokok dan Skincare, buat gaya gayaan doang alias Skunder. hadeh
#viralvideo #viralvideo
Jika tekad sudah kuat dan mantap, maka tiada kesulitan apapun yang mampu menghalangi dan menggoyahkan semangat juang untuk meraih kesuksesan!
Jangan lupa retweet semua postingan @TelkomIndonesia karena ada pulsa senilai Rp50.000 untuk 2 orang beruntung setiap harinya.
@pertamina Kalau nemu mobil pribadi merek terkenal tapi masih isi bbm bio solar dilaporlan kemana ? Sudah larang aja mobil pribadi isi bbm subsudi. Coba periksa cctv spbu. Tks