@tanyarlfes Kalau respons pemimpin terhadap ekonomi cuma “desa gak pakai dollar”, pantes rakyat capek berharap. wowok bisa bercanda soal dollar karena hidup nya gak pernah dihantam harga pasar. Rakyat desa yang katanya “gak pakai dollar” justru paling dulu kena dampaknya.
Plenger anj, yang disayangkan bukan cuma soal dollar naik, tapi cara menanggapinya. Di saat rakyat khawatir soal ekonomi, jawaban seperti “desa gak pakai dollar” justru terasa meremehkan keresahan masyarakat. Rakyat berharap pemimpin memberi rasa tenang lewat solusi dan empati, bukan komentar yang terkesan menutup mata dari efek nyata kenaikan dollar terhadap kehidupan sehari-hari wookkkk.
Ketika dollar naik dan rakyat khawatir, yang dibutuhkan itu solusi, bukan malah buat statement desa gak pake dollar anjrit. Negara lagi gak baik-baik aja tapi responsnya malah kayak stand up comedy. Bedanya, ini gak lucu karena yang jadi bahan taruhan hidup rakyat sendiri, pekok🤦🏻♂️
Leadership is not about making dismissive jokes while people are struggling. A good leader listens, understands public concerns, and responds with solutions not sarcasm. A leader should make people feel heard and protected, not ignored. Public frustration grows when serious economic concerns are answered with comments that sound dismissive.