Jawaban buat pertanyaan zee sebenernya udah jelas, namanya Telkomsel. Operator paling gede, paling kaya, paling banyak pelanggan di negeri ini, yang paling pertama maju dan paling lantang soal masa aktif 28 hari, lalu dengan entengnya bilang ini semua demi kebiasaan pelanggan. Seakan-akan jutaan orang Indonesia ngantri minta jatah internetnya dipotong dua hari tiap bulan.
Indosat ikut nimbrung, XL katanya ikut di sebagian paket walau katanya mayoritas paketnya masih 30 hari. Tapi yang ngebuka pintunya Telkomsel, dan mereka ngebungkusnya pakai kata manis soal customer behaviour. Padahal lo ga butuh gelar ekonomi buat ngerti, ga ada satu pun pelanggan yang behaviour-nya pengen bayar lebih sering buat barang yang sama.
Mainnya halus, makanya jarang ada yang ngeh. Setahun ada 365 hari. Masa aktif 30 hari berarti lo beli 12 kali. Begitu jadi 28 hari, lo dipaksa beli 13 kali buat nutup tahun yang sama. Satu belanja ekstra, tiap tahun, dikali puluhan juta pelanggan. Simulasi IDN Times nyebut selisihnya bisa sekitar Rp100 ribu per orang per tahun, walau angkanya tergantung ke paket dan pola pakai, jadi cek lagi sesuai kasus lo. Kecil di kantong lo, tapi jadi gunung everest di laporan keuangan mereka.
Belum kelar di situ. Sisa kuota yang udah lo bayar bakal hangus begitu masa aktif lewat. Operator ngotot istilah hangus itu ga tepat, katanya yang lo beli cuma hak akses jaringan buat periode tertentu, dianalogiin kayak obat yang ada tanggal kadaluarsa. Tapi pas PLN diseret ke sidang, mereka jelasin token listrik ga pernah hangus, karena yang ngurangin saldo itu pemakaian, bukan jam dinding. Pertanyaannya, kenapa listrik bisa, internet enggak?
Soal hukum gw ga mau lebay, sampe detik ini belum ada putusan yang nyatain operator bersalah, karena perkaranya emang masih jalan. Yang nggugat bukan orang gede, cuman pengemudi ojol Didi Supandi dan kawan-kawan, plus sekelompok mahasiswa hukum, yang nilai kuota dihapus sepihak tanpa kompensasi adil itu nabrak hak atas harta benda di UUD 1945. Dan lo tau siapa yang pasang badan belain operator? Pemerintah sendiri, lewat Komdigi, yang bilang rollover atau refund bakal nambah beban biaya.
Jalannya berdarah-darah. Satu gugatan emang udah dipentalin MK pertengahan Mei 2026, tapi gugurnya gara-gara berkasnya dianggap kabur, bukan karena isunya kalah. Ibarat lamaran ditolak gara-gara formulirnya nggak lengkap, bukan gara-gara orangnya nggak layak, hakim bahkan belum sempet nimbang inti perkaranya. Tiga gugatan lain masih bertahan dan lagi diperiksa isinya. Di sidang, ada hakim yang nanya tajem ke operator, "kok kuota belum habis tapi udah hilang". Dari luar, YLKI ikut ndorong. Jadi tekanannya datang dari dua arah sekaligus.
Tapi apakah bisa menang?
Di Afrika Selatan, rakyatnya ngeluh soal hal yang sama persis bertahun-tahun, kalah terus, sampe akhirnya regulatornya nyerah dan maksa operator ngerollover otomatis kuota yang belum kepake mulai 2027. Bedanya, di sana yang ngalah duluan itu lembaga pengawasnya yang bikin aturan baru, bukan hakim lewat pengadilan. Di kita malah sebaliknya, lagi diperjuangkan lewat gugatan ke MK. Beda pintu masuk, jadi belum tentu hasilnya bakal sama.
Sejarah udah berkali-kali ngebuktiin, raksasa kayak gini tunduk bukan gara-gara digoyang orang gede. Tapi karena orang-orang biasa yang capek haknya dirampok diam-diam, lalu mutusin buat ga diem. Pertanyaannya tinggal satu, dia bakal menang, atau jadi tumbal yang namanya kita lupain begitu palu diketok?
#JunJiHyun expresses disappointment over ‘Kingdom 3’ not moving forward: “There was so much more to talk about in the ‘Kingdom’ universe”.
She said : “‘Kingdom’ was very popular, and as an avid viewer myself, I was thrilled to enter that universe. I even took a photo when I first encountered a zombie. Actor Koo Kyo-hwan and I had hoped to play active roles within the ‘Kingdom’ world, so it was disappointing that it wasn't produced. There was so much to talk about (in ‘Kingdom 3’), and as an actor, it feels like a shame to miss out on the ‘Kingdom’ series. That is just my personal opinion.”
#HallyuForums #Hallyu #KDrama
@ireisdescence Ih sama kak😭😭 pas denger awal mereka nyanyi ga tau kenapa langsung klop sama suaranya. Trus dr denger suara mereka di hello82, lanjut dengerin lagunya di ijo ternyata nyantol bgt sekali denger😆😆
yep, bisa jadi.
karena dia bukan lgbt. malah dia ISTRI NABI loh. istri nabi.
tapi karena dia tidak mengingkari perbuatan kaum sodom, malah mendukung mereka dgn cara cepu ada tamu tamu Nabi Luth yg ganteng di rumahnya.
so beware ya temen temen muslim. sekelas istri Nabi aja kena adzab karena mendukung. apalagi kalo kita jg malah ikut jd fujo dan konsumsi media media/produk bl?
semoga Allah jaga kita semua🥲
🌰 karena Louis yang paling muda.. aku selalu bilang ke Louis, "Louis karena kamu duduk di meja bisa gak sih tatain alat makan?" terus Louis ngelakuin itu tapi sambil ngeluh..
🌰 terus aku bilang " Louis liat ya, ini sendok disini, sumpit disini (cara natanya)"
"terus kalo kamu kasih tisu dibawahnya, orang-orang bakal suka"
🌰 alasan aku ngasih tau itu tuh selain karena selera, kan juga bukan hal buruk buat dilakuin
(dd masih pakai alat bantu sumpit😭)
🌰 Louis kan campuran perancis, juga lulusan sekolah international jadi ga ada kesempatan buat belajar pakai sumpit yang bener, tapi dimataku itu lucu. tapi nanti kalo dia makin dewasa masih begitu bisa aja keliatan gak baik dimata orang lain
ryul makasih udah sayang dd😞
WOWO kurban 1.098 sapi dananya dari APBN, kurban atas nama PRABOWO SUBIANTO
kalau pake dana APBN sebutnya jangan dari Presiden dong, yang berkurban adalah rakyat indonesia yang bayar PAJAK
INGAT NAMA MEREKA:
Andi Angga Prasadewa (Angga)
Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef
Bambang Noroyono (Abenk)
Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize
Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy)
Republika — Kapal Ozgurluk
Andre Prasetyo Nugroho (Andre)
Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo (Heru)
inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk
SOS!
Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy