@wantex5969 siooo Ade de holes enak sampe bwh ke hotel holes begini baru jilat panta Lobang sampe tembak di panta kasih enak " baru antar pulang boleh oh
- Sopir Tewas Ditembak KKB di Wamena, Sempat Disandera dan Dipaksa Dukung Papua Merdeka -
Seorang sopir lajuran bernama Aris Sanda dilaporkan tewas ditembak kelompok bersenjata di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026) pagi. Sebelum tewas, korban diduga sempat disandera dan dipaksa membuat pernyataan mendukung Papua merdeka.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan aparat masih melakukan respons di lokasi kejadian.
“Anggota masih respons dan belum kembali,” kata Yusuf saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim kelompok TPNPB Kodap III Ndugama Derakma bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Sebby menuding Aris sebagai agen intelijen militer yang bekerja sebagai sopir.
Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan tuduhan mengenai keterlibatan korban sebagai agen intelijen belum dikonfirmasi aparat.
Sebelum penembakan, beredar video yang memperlihatkan Aris bersama sejumlah orang yang diduga merupakan anggota kelompok bersenjata di salah satu ruas jalan di Jayawijaya. Dalam rekaman tersebut, Aris tampak mengenakan baju krem, jaket hitam, dan celana pendek. Ia dipaksa mengangkat bendera bergambar Bintang Kejora serta menyampaikan pernyataan mengenai Papua merdeka.
Dalam video itu, Aris mengatakan telah bekerja sebagai sopir dan melayani masyarakat Papua sejak 2013 hingga 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kondisi terancam, sementara sejumlah orang di sekitarnya terlihat membawa senjata api laras panjang dan parang.
Setelah video tersebut dibuat, Aris dilaporkan ditembak hingga meninggal dunia. Kelompok yang mengklaim bertanggung jawab juga mengeluarkan peringatan kepada warga pendatang yang bekerja sebagai sopir, pengemudi ojek, taksi, maupun ASN agar menghentikan aktivitas di wilayah yang mereka anggap rawan konflik.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap, lokasi kejadian, identitas pelaku, motif penembakan, serta proses evakuasi korban.
This is why I'll never ever live with a woman again.
Women, once they live with you, have unlimited ways to get under your skin and push you to violence.
The only way to avoid it is to never let her move in.
Women always ABUSE their power.
Beredarnya rekaman video penganiayaan hingga pembunuhan terhadap warga asli Papua di tangan sekelompok #OPM#TPNPB memperlihatkan kenyataan pahit yang memilukan. Dalam video tersebut, korban yang merupakan orang asli Papua dipaksa, diintimidasi.