Berbagai koleksi batik tulis Indonesia dapat anda temukan disini.
The Dharmawangsa square, 2nd floor Unit 49. Jl. Dharmawangsa raya no. 7-9, 12160, Jakarta
Wajar jika ada perlakuan yang istimewa terhadap warisan budaya kita yang satu ini. Lalu apakah pecinta batik sudah tahu cara merawat batik-batik kesayangan? Simak video berikut untuk tahu caranya ya. (2/2)
Bagi pecinta batik, pastinya kain batik tulis atau cap bukan sekedar kain untuk digunakan sehari-hari. Ada kesan yang lebih mendalam, terutama bagi yang memahami makna motif dan sejarahnya. (1/2)
Kebanyakan pola batik Garutan adalah cerminan dari kehidupan sosial budaya dan adat istiadat orang Sunda, khususnya di Garut, serta pola flora dan fauna. Salah satu pola batik Garutan yang sudah turun menurun adalah motif burung merak ngibing. (2/2)
Nglowong adalah proses membatik dimana menempelkan malam diatas kain kain mori, proses ini memakan waktu yang lama, bahkan bisa berbulan-bulan tergantung dari kesulitan dari motif yang akan dimalam.
Setiap helai batik yang terpajang di store Batik Merah Putih, kami pastikan sebagai batik berkualitas terbaik. Karena bagi kami batik bukan sekedar komoditi melainkan misi untuk melestarikan budaya bangsa.
Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu kawasan industri batik yg cukup terkenal di daerah Solo. Motif batik Truntum dan Tirto Tejo merupakan 2 motif yg diunggulkan dari kampung batik ini. Motif Tirto Tejo yang memiliki makna "kerja" merupakan ikon dari kampung batik Laweyan.
Motif batik Udan Liris dilihat dari motifnya seperti hujan rintik, banyak diartikan sebagai simbol kesuburan, kesejahteraan, dan rahmat dari tuhan. Merupakan salah satu motif kain batik dari batik Solo ini termasuk salah satu motif larangan, dilahirkan pada masa Pakubuwono III.
Tropical Forest adalah koleksi ekslusif Batik Merah Putih yang terinspirasi oleh hutan tropis Indonesia. Selain didominasi batik bermotif hewan dan pepohonan, keistimewaan koleksi ini juga terdapat pada motifnya yang tidak memiliki pengulangan. (2/2)
Nyungging, merupakan istilah proses yang pertama kali dilakukan untuk membatik. Nyungging adalah proses membuat pola diatas kertas sebelum kemudian dilakukan proses njaplak.
Motif gurdo mudah dimengerti karena bentuknya sederhana juga gambarnya sangat jelas. Bentuk motif gurdo ini terdiri dari dua buah sayap dan di tengahnya terdapat badan dan ekor. (2/2)
Gurda atau gurdo berasal dari kata garuda yang berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa masa lalu merupakan burung besar yang suci. Garuda ini merupakan simbol kehidupan dan keperkasaan yang menginspirasi motif gurdo dalam batik. (1/2)
Koleksi Batik Morning Glory adalah koleksi yang kami tujukan bagi pecinta batik berwarna cerah. Koleksi ini terdiri dari batik-batik dengan motif perpaduan klasik dan modern kontemporer. Apakah kamu salah satu pecinta batik warna cerah? (2/2)
Selain mengkategorikan koleksi batik berdasarkan daerah asalnya, kami juga memiliki koleksi eksklusif yang khusus dibuat untuk para Pecinta Batik. Koleksi Batik Morning Glory adalah salah satunya. (1/2)
Selain kerabat keraton, masyarakat umum dilarang menggunakan motif batik larangan di kawasan keraton. Ragam motif batik larangan antara lain motif Parang Rusak, Parang Klitjik, Semen Gedhe, Kawung, Sawat, dan masih banyak lainnya. (3/3)
Segala macam tata adibusana termasuk di dalamnya adalah batik,diserahkan sepenuhnya oleh Keraton Surakarta kepada Keraton Yogyakarta. Hal inilah yang kemudian menjadikan Keraton Yogyakarta menjadi kiblat perkembangan batik. (2/3)
Motif batik larangan merupakan motif batik yang dikembangkan di lingkungan keraton. Perjanjian Giyanti tahun 1755 yang melahirkan Kasultanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. (1/3)
Untuk motif yang sederhana canting cap bisa juga dibuat dari kayu yang diukir. Canting cap merupakan pengembangan dari canting tulis dengan tujuan untuk mempercepat proses pembatikan. (2/2)