Pukimak betul kalian ini. Berkelahi dan saling mempermalukan satu sama kalian lalu cipokan didepan kami. Besok-besok jangan lagi gunakan kalimat ‘Kita ini negara hukum’. Kalian menunjukkan ini bukan negara hukum tp ini negara milik nenek klean.
JUST IN : HARI INI PRABOWO BERPIDATO KEMBALI DI PUNCAK PEKAN NASIONAL PETANI NELAYAN
"Hanya di Indonesia Polisi ngurus Pertanian"
"Hanya mungkin di Indonesia Tentaranya sering ada di Sawah"
"Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai"
"Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu"
"TAPI INI ADALAH STRATEGIS, INI ADALAH KENAPA INDONESIA AKAN BANGKIT DENGAN HEBAT, SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN!"
"KITA AKAN BANGKIT MENJADI NEGARA YANG HEBAT!"
"ADA YANG SELALU TIDAK INGIN KITA BANGKIT, KITA SUDAH TAHU MEREKA MEREKA ITU"
"Karena ada banyak Wartawan ini pidato harus aku atur, nanti yang dikutip yang agak keras keras dikit, TAPI KALAU SAMA PETANI NELAYAN, BICARANYA HARUS KERAS!"
"BETUL, GAK?!"
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
“Rakyat kita bermimpi untuk hidup layak.”
Orang mah mimpi tuh keliling dunia, sekolah tinggi sampai S3 atau jadi profesor, punya penghasilan 3 digit perbulan… untuk hidup layak DOANG kok harus BERMIMPI tuh berarti negaranya gagal wok
tiap ingat bagaimana semrawutnya kultur berkereta kita jaman dulu, bikin makin sadar bahwa hal-hal jelek yang ada di negara kita ini memang salahnya pemerintah.
pak jonan di KAI membuktikan, bahwa dengan aturan yg baik, dan penegakan aturan yg baik, ternyata bisa-bisa saja membuat masyarakat jadi lebih baik.
kita kalo di singapore mau buang permen karet sembarangan pun gak berani, tapi di sini.. hehe, tau sendiri. jadi memang yg sering jd simpul masalah di negeri ini adalah penegakan aturannya, penegakan hukumnya.