@FiersaBesari Kita taakan pernah tau , betapa sulitnya dan lelahnya untuk mencapai puncak , mereka hanya tau kita di puncak saja , tanpa mengetahui lelahnya proses
Ia bertanya kepadaku "Apakah dengan perbedaan engkau bisa bertahan lama denganku?" Lalu ku jawab " Tuhan mempertemukan kita bukan tanpa maksud, pasti ada arti besar dalam pertemuan ini"
Ternyata benar, istimewa itu adalah julukan bagi mereka yang menggangap kamu berarti dalam hidupnya, bagi mereka yang membencimu akan tetap menjadi pembenci.
Kaki yang terus melangkah, hati yang selalu bertahan, kepala yang kerap berargumen, punggung yang selalu memikul, dipaksa oleh keinginan dan harapan sehingga lupa akan keadaan.
Sebelum buku ini aku lanjut, aku hanya ingin mengucapkan rangkaian kata kepadamu, terimakasih sudah menjadi penerang didalam sisi gelap kehidupanku dan terimakasih sudah menjadi salah satu penyangga di bagian tulang rusukku.
Harap gua dikehidupan ini cuma
- punya rumah biasa
- punya mobil
- punya usaha
- ibadah gapernah telat
- cewe gua masuk agama gua
Udah gausah muluk-muluk