Padahal dulunya jurnalis sampe pernah diculik teroris, pas jadi mentri malah jadi cleaning service, alias tukang sensornya istana. Nuranimu dimana? Ini bencana, bukannya fokus ke mitigasi dan penanganan, malah sibuk perang lawan dan perangi kritik warganya sendiri.
ORANGTUA PELAKU YANG BUN* ANAK DISABILITAS SURABAYA YG MULUTNYA DI MASUKIN SABUN COLEK ITU MALAH NUDUH BAPAK KORBAN YANG BUN*H
- nama anak yang diduga terlibat adalah krisna dan vano
- orang tua salah satu anak datang takziah dengan membawa beras dan uang rp100 ribu, sementara orang tua yang satunya hanya membawa beras. pemberian tersebut ditolak oleh orang tua korban dan kemudian diberikan kepada orang lain
- saat korban dalam kondisi kritis, tidak ada tetangga yang membantu. justru driver ojol dan satu tetangga di sebelah rumah yang mengawal korban
- keluarga korban sudah meminta rekaman cctv, tetapi beberapa pihak justru memberikan berbagai alasan
sementara itu, setelah olah tkp, polrestabes disebut mengarah pada krisna sebagai pihak yang paling dicurigai karena diduga paling banyak melakukan kontak fisik terhadap korban
dinsos juga dinilai sangat lambat dalam menangani kasus ini
Pesta ultah ngakunya rapat kabinet ya, Pak?
Dikira netizen anak kecil yang bisa dikadalin?
Mana ada rapat kabinet ajak istri terus istrinya dandan pol2an, Pak? Nemenin jadi sekretaris?
Viral video yang memperlihatkan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Purwakarta mencambuk Kepala SPPG Purwakarta di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10).
Pelaku tampak beberapa kali mencambuk bagian belakang tubuh korban menggunakan selang sambil terus memaki. Polisi menyebut kasus penganiayaan tersebut berakhir dengan kedua pihak saling memaafkan dan berdamai sebelum meninggalkan KPPG Bogor.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana pada Jumat (16/10) mengungkap peristiwa itu terjadi lantaran adanya perselisihan antara kedua belah pihak. Meski kedua pihak sudah bersepakat damai, tapi BGN tetap minta proses hukum berjalan.
Kreator: Fariz Pahlevi
ANAK DOWN SYNDROME DI SURABAYA MENINGGAL SETELAH DIBULLY DAN DIANIAYA ANAK TETANGGA 🚨🚨🚨
📍Rngkut, Surabaya, Jawa Timur
- Senin 12/10/26
Innalillahi wainna ilaihi rojiun
- Korban: ZAA (10), Korban memiliki kondisi medis komprehensif (Down syndrome, jantung bocor, cerebral palsy/lumpuh, katarak) shg tidak bisa berjalan, bicara, maupun melihat.
- Pelaku: 2 anak tetangga, K (10) dan F (8)
- Berdasarkan rekaman CCTV, 2 pelaku berinisial K dan F masuk ke rumah korban saat kondisi sepi. Korban diduga mengalami penyiksaan berupa leher yg dijerat tali sepatu, dijejali sabun cuci piring/sabun colek, hingga ditaburi daun lamtoro.
- Ibu korban pulang sekitar pukul 9 pagi dan mendapati ZAA sdh terjungkal dari kursi roda dg kondisi wajah dan kepala membiru. Korban sempat dibawa ke RS namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.45
- Swminggu sebelumnya, pelaku juga sempat membully korban dg cara mengikatkan tali tampar di lehernya
CYOK ANAK" JAMAN SKRNG MASIH KECIL UDH JADI PEMBUNUH SEMUA
Enaknya para NYONYA kalimantan ini.
Karutla, ISPA, kekeringan mah bodo amat, yg penting FASHION SHOW dulu gak sihhhh...
Heran ya, dimana hati nurani dan rasa kemanusiaan para NYONYA ini, bisa² kepikiran NARSIS dikala bencana.
Selain NARSIS, selera fashion kalian juga jelak btw, efek OKB hasil haram ya gini dah wkwk.📸😂