Katanya “time will heal”
Padahal nggak, waktu nggak menyembuhkan apapun, lukanya masih disitu, kenangannya masih sama dan utuh, dan ceritanya masih belum bisa di lanjutkan ke lembaran yang baru, karena tokoh lama masih menjadi tokoh utamanya.
But, it’s okey. Waktu memang tidak menyembuhkan apapun, tapi waktu akan membuatmu terbiasa.
Berulang kali bilang “kepala mau pecah”, ratusan kali bilang “stress bgt aku gila” dan ribuan kali bilang “gakuat mau nangis”, tapi nyatanya selalu berhasil menyelesaikan dengan baik meski kadang gak sepenuhnya puas.
intinya, you are more than what you think.
bangsatttt gw di gojek ngobrol bermenit-menit gak kedengeran gw iya-iya-in aja tiba-tiba abangnya dengan lebih jelas noleh bilang “bukan bang ini saya lagi telpon” #fuckmylife