Waktu memutuskan untuk kembali membuka hati, kita pikir kita siap dengan konsekuensinya. Padahal tidak. Enggak ada manusia yang benar-benar profesional untuk urusan patah hati
Kiky kuliah? Iya.
Kiky berpenghasilan? Banget.
Kalo udah nikah mau bikin “bekal buat suami?” ga?
YA MAU LAH.
Berpendidikan dan berpenghasilan tidak membuat aku menjadi perempuan jumawa yang merasa diinjak-injak harga dirinya hanya karena membuat “bekal untuk suami”.
Kocak.