sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, bahwasanya setiap langkah perjalanan hidup kita, dengan siapa kita kenal, dengan siapa kita berteman, dengan siapa kita berjodoh, dan kapan ajal kita tiba. jadi jangan khawatir dengan perjalanan hidup kita, nikmati semua prosesnya.
belakangan ini aku burnout parah tapi semenjak nerapin jalur langit ini aku jadi lebih tenang ngadepinnya, it's not mine but i found it on tiktok. may it helps you yap!
paling benci sama orang yang meremehkan perasaan orang lain. kayak "gitu doang nangis, gitu doang sakit hati, gitu doang stress" eh sorry banget nih hati dan perasaan orang tuh beda beda. hal yang menurut lo kecil, bukan berarti menurut orang lain juga kecil.
touched by this beautiful quote 🕊️
"hiduplah dengan baik dan tenang, hiduplah sebahagia-bahagianya, carilah apa yang membuatmu happy dan hargailah detik kebahagiaanmu. jadilah manusia yang memanusiakan manusia. mulai sekarang utamakan diri sendiri. love yourself first before someone else."
Btw, aku pernah dikasih tips sama psikologku dulu pas konsul.
Intinya gini, kalo idup mau ‘lebih’ bahagia dan rejeki lancar.
Coba deh lo lakuin ini:
- jangan dendam ke orang. Namanya manusia pasti ada aja kan cekcok sama temen dll? Tp coba deh, selesein masalah itu, dan jangan ada dendam. Klo temenmu gengsi minta maaf duluan, kalian sja dulu yg minta maaf. Urusan dia maafin/ngga, itu urusan dia dah. Yg pntg hatimu damai udh minta maaf dll.
- jangan pelit sama diri sendiri, selagi halal dan ngga dilarang agama, yowes turutin aja wl wl mu itu. Rejeki mah pasti ada aja kok.
- jangan negatif thinking ke org.
Org lain ngapain, udh bukan urusan kita.
- sering2 maafin diri sendiri, dan nerima apa adanya. Selagi udh berusaha, gapapa serahin hasilnya ke Allah. Klo belum sesuai keinginan? Gapapa, bisa dicoba lagi. Maafin diri sendiri jg klo misal kita sering gagal, jgn berlarut2.
Ada lagi?