“keknya ga nikah gapapa, asalkan punya banyak duit”
ga, aku boong. i wanna have small little baby in my arms, mau masakin makanan yg enak-enak buat suami, mau lakuin all the romantic things dengan suami. conclusionnya, aku mau nikah🥺
ya allah, aku mau jadi istri dan ibu... bukan sekedar punya pasangan atau anak, tapi punya rumah yang di dalamnya ada cinta, kasih sayang, ketenangan, rasa aman dan saling menjaga setiap hari. aamiin...
Banyak cowok berfikir klo cwe ditarik ulur bakalan luluh terus ngejar si cowok karena takut kehilangan, apalagi uda kena love bombing..
Sayangnya gw tipe cewe yg klo ditarik ulur, talinya bakalan gw GUNTING!!! 😌
kalau di tanya sekarang apa yang paling menyedihkan dalam hidup, mungkin jawabannya tentang waktu yang terus menerus berjalan tapi gue masih bingung ini mau kemana tujuannya.
Kalimatnya cakep nih:
"Nggak semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya ada di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa pun kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya nggak setara, dia tetap nggak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya."
Cape banget rasanya akhir-akhir ini dibuat khawatir sama hal yang bahkan belum terjadi. Isi kepala hanya tentang ketakutan, tentang masa depan. Pengen rasanya tenang, pengen menghilang, tapi bukan meninggal...
Cara biar tenang:
1. Gak update WhatsApp Status
2. Gak update IG Story
3. Gak liat WhatsApp Status orang
4. Gak liat IG Story orang
5. Sibuk sama hidup sendiri
6. Gak sibuk sama urusan orang lain
7. Gak compare hidup sendiri sama hidup orang
8. Gak perlu explain semua hal ke orang
9. Gak perlu tau semua yang orang lakuin
10. Fokus sama yang bisa kita kontrol
11. Jaga circle yang bikin tenang
12. Banyakin kerja, kurangin liatin hidup orang
Pernah gak, kamu coba konfrontasi ke orang yang nyakitin kamu tapi anehnya 10 menit kemudian kamu malah yang merasa bersalah dan perlu minta maaf sama dia?
Sini, aku jelasin fenomena DARVO!
PERCAYA GAK? Salah satu cara untuk menarik pasangan yg kamu inginkan ke dalam hidup adalah dengan rutin scripting.
Scripting adalah salah satu teknik manifestasi dengan cara menuliskan kehidupan atau hubungan yg kamu inginkan seolah-olah kamu sedang atau udah mengalaminya.
Gara-gara rajin scripting dibarengi dengan dengerin afirmasi dan jurnaling, temenku malah ketemu pasangan idamannya 🥺
Ini cara dan contoh teks scripting untuk menarik pasangan baik :
Psikologi bilang, ada orang yang nggak terlalu suka bersosialisasi bukan karena sombong atau benci orang.
Mereka cuma terlalu peka. Cepat menangkap energi, membaca ketulusan, dan sadar saat sesuatu terasa nggak tulus.
Makanya, basa-basi sering terasa melelahkan.
Mereka lebih memilih hubungan yang sedikit, tapi jujur, tenang, dan tanpa topeng.
Itu bukan antisosial.
Itu cara mereka menjaga energi dan kesehatan emosional
ga sepenuhnya sedih, tapi juga gabisa dibilang baik-baik aja. it's like i'm stuck some where in between. antara mencoba sembuh, dan masih diam-diam merasakan semuanya.
ada hari dimana ngerasa kuat banget, tapi dihari lain hal kecil aja bisa bikin semuanya runtuh lagi.
healing is weird like that, gaada garis finish yang jelas, cuma prosesnya panjang yang kadang bikin cape sendiri.
WAJIB NONTON BUAT CIWI-CIWI BIAR GA GAMPANG HALU DAN KEBAPERAN. 😭
Suka banget sama pesan film ini karena ngingetin kalau kita sering banget overanalyze mixed signals. Padahal seringnya jawabannya jauh lebih simpel: he’s just not that into you.
Film ini lumayan jadi tamparan buat yang suka bikin seribu alasan/romanticizing orang yang dari awal emang nggak milih kita.
"ernyata ada sistem tidur 5 jam doang, tapi segernya kayak 8 jam...
pas tes 14 hari.
Gila sih. Bangun jam 5 pagi, otak waras. Dulu gue tidur jam 10 bangun jam 6.
Masih aja ngantuk, muka kusut, emosi ancur
Ternyata salah gue doang
Jujur aku baru baca tentang Red String Theory. Katanya…
Ada dua orang yang dari awal udah ditakdirin buat saling ketemu.
Tapi mereka nggak langsung dipertemukan.
Masing-masing dibiarkan jalanin hidup sendiri dulu.
Ngadepin luka.
Belajar dari kegagalan.
Dipatahin sama keadaan.
Lalu pelan-pelan bertumbuh jadi versi diri yang lebih matang.
Sampai akhirnya, pas waktunya tepat, mereka dipertemukan.