@uljimaseyou@zakiberkata Jam di HP itu kalo kita aktifin otomatis bakal ambil data jam dari provider jaringan, kalau kasusnya di suatu daerah kemungkinan besar ada error di provider jaringan
Kenapa ya rumah2 di Indonesia kurang populer penggunaan peredam panas matahari ?
Padahal keuntungannya cukup signifikan terutama di iklim Indonesia.
Jika kamu pakai AC bisa hemat listrik, krn AC ngga kerja terlalu berat.
Kalopun ngga pake AC, suhu dalam rumah bisa lebih rendah, dan kipas angin ngga perlu muter 24 jam.
Dinding ruangan yang menghadap matahari ngga panas kalo diraba, tidur malam hari jadi lebih nyaman.
Hebat memang Indonesia.
Pagi koordinasi sama Tiongkok soal investasi kereta cepat dan baterai EV, sorenya tanda tangan sama AS buat MDCP. Strategi yang katanya Bebas Aktif, padahal aslinya cuma tidak mau rugi saja.
Lewat MDCP ini, Indonesia tidak mau cuma beli alutsista bekas. Maunya langsung modernisasi militer dan latihan operasional. Lucunya, kita semua tahu kalau Laut Natuna Utara itu masalah besar, tapi bukannya tegas, Indonesia malah cari perlindungan keamanan ke AS sambil tetap terima uang dari Tiongkok. Sangat pragmatis sampai batas yang membahayakan.
Di dokumen itu tertulis jelas soal fokus ke teknologi maritim dan sistem otonom seperti drone atau robotika.
Strateginya, biarkan Tiongkok bangun infrastrukturnya, lalu panggil AS buat kasih teknologi untuk jagain aset-aset itu.
AS bilang ini deep trust, tapi di saat yang sama Tiongkok terus kirim modal buat hilirisasi nikel. Indonesia seolah kirim pesan ke dunia kalau mereka tidak punya prinsip atau keberpihakan, yang penting cuma siapa yang bisa kasih keuntungan paling besar saat itu juga. Mentalitas yang cuma mikirin untung rugi jangka pendek.
Sekarang memang lagi merasa di atas angin karena posisi geografis. AS butuh pengaruh di Asia Tenggara, Tiongkok butuh jalur perdagangan yang lancar. Indonesia cuma memanfaatkan situasi ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Tiongkok Selatan buat ningkatin posisi tawar. Dapat modal dari Timur, dapat perlindungan militer dari Barat.
Jadi tidak usah bicara soal kedaulatan atau harga diri bangsa. Ini murni soal siapa yang kasih penawaran lebih menarik. Indonesia cuma sengaja bikin dua kekuatan besar dunia ini saling saing supaya tetap dapet jatah dari keduanya. Kelihatannya aman dan cuan, tapi sebenarnya sangat tidak stabil.
Paling ujungnya cuma berharap ada transfer teknologi yang nyata. Jangan sampai nanti cuma jadi lokasi latihan militer dan tempat buang modal saja tanpa benar-benar bisa mandiri secara teknologi.
Cuma bangga bisa mainin dua raksasa, padahal sebenarnya cuma jadi alat kepentingan mereka juga.
@kalistohenituse Tapi dari pengalaman saya dan mayoritas temen atau saudara sih lebih banyak yg sukses karena nurut ortu, ngga semua tapi probabilitasnya lebih besar
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Hari ini, Praka Farizal Rhomadhon asal Kulonprogo, Yogyakarta, gugur krn serangan israel. Farizal gugur pd usia 28 tahun, meninggalkan istri dan seorang putri yg baru berusia 2 thn.
Semoga keluarga diberikan kekuatan. Duka mendalam bagi Indonesia.
Al-Fatihah