selain menemukan spark hidup, semoga kamu nemuin juga spark dalam beribadah. sholat tepat waktu, gak terburu2, baca bacaan sholat dengan jelas, betah sujud di atas sajadah, dan tenangnya hatimu ketika berdoa
Kamu udah tau blum?
– Fakta 1
Tujuan utama MBG adalah menurunkan stunting
– Fakta 2
Provinsi dengan tingkat stunting tertinggi ada di pulau Papua
Tapi faktanya cuman 1% dapur MBG di papua 💀
Izin mengingatkan. Tolong bawa pesan ini lari ke keluargamu, kerabatmu, kawan-kawanmu.
Aceh belum pulih dan sudah dilupakan oleh penyelenggara negara. Semalam Gayo Lues banjir lagi dengan kondisi sebagian besar warga belum mentas dari keterpurukan akibat musibah sebelumnya.
Eh ini serius listrik naiknya hampir 100 persen??????? Gila kali ya ni negara. Sakit.
Eh gila!!!!!! Yang bener aja!!!! PAM naik 3 kali lipat????????
Persis banget bulan kemarin saya bikin thread listrik naik. Bulan ini naik lagi. Ini bener2 naik tiap bulan dg pemakaian sama persis.
Gini ya. Ini sesama rakyat saya bicara. Kalo listrik kalian gak naik, bukan berarti yg naik itu bohong. Bukan pula yg listriknya naik berarti gk mau akuin pemakaiannya boros.
Kalian yg gk naik dan gak terdampak harusnya bersyukur dan empati kepada yg berdampak. Bukan malah nuduh2 dan blg “ah saya gak naik”.
cc:threadissakanni
Sedih ga ketika lu kerja di perusahaan luar, dimana kerjaannya lu sendiri yg nemu, ga pake bantuan pemerintah, eh pas gajian mereka ambil sebanyak ini setiap bulan
Nicko Widjaja (Founding CEO BRI Ventures) baru saja dituntut 11 tahun penjara + denda Rp1 miliar karena menyetujui investasi US$5 juta (~Rp73 miliar) ke startup agritech TaniHub.
Dia dianggap merugikan negara karena startup Tanihub yg diinvest gagal.
Ngeri banget ya? Di dunia VC, risiko itu bagian dari pekerjaan. Ada yang 10x, ada yang gagal total. Itu hukum alam inovasi.
Kalau setiap keputusan investasi yang rugi dianggap “merugikan negara” dan dipenjarakan, siapa lagi yang berani ambil risiko?
Menurut kalian vonisnya fair atau ini termasuk kriminalisasi?
bANGKEEE SEDIH BGT ANIES MASUK DEWAN PENASEHAT KOTA RIYADH😭 fuckk indooonnn!! literally our biggest what if
bsbsnya negara lain lebih appreciate blio dibanding negara sendiri😭 and now we’re stuck with the DONGO WOWO as our president
forever fuck uu 58%
Guys, ada momen di podcast Curhat Bang Denny Sumargo yang menurut gue paling menggetarkan dan paling menyentuh yang pernah gue dengar dari siapapun yang keluarganya terjerat kasus hukum.
Franka Makarim
istri Nadiem bicara untuk pertama kalinya
di depan kamera.
Dan cara dia bicara menurut gue jauh lebih keras dari tuntutan 27 tahun yang dilempar ke suaminya.
Satu fakta yang perlu diingat dulu sebelum membaca ini:
Nadiem Makarim adalah lulusan Harvard.
CEO startup termuda yang pernah masuk daftar paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Meninggalkan semua itu untuk jadi menteri.
Dan berdasarkan catatan pajak pribadinya hartanya tidak bertambah selama menjabat.
Justru berkurang.
PPATK sudah memeriksa.
Tidak ada aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
Dari vendor, dari Google, dari PT manapun. Nol.
Tapi dia masih ditahan 8 bulan.
Dituntut 27 tahun. Dengan uang pengganti Rp5,6 triliun yang diambil dari nilai IPO Gojek di SPT pajak bukan dari uang yang pernah dia terima.
Dan di tengah semua itu Franka pasang badan:
Franka bukan tipe orang yang sering muncul di publik.
Selama hampir satu tahun dia diam.
Menjaga empat anak.
Hadir di setiap sidang.
Menemani dari kejauhan.
Dan ketika dia akhirnya bicara yang pertama dia katakan bukan pembelaan.
Tapi pertanyaan:
"Jadi kejahatan suami saya apa?"
Yang paling miris momen anak-anak yang tidak mengerti:
Franka cerita soal putrinya yang berumur lima tahun.
Satu hari setelah jam kunjungan habis
anaknya berdiri di pojok lobi, menangis, dan bertanya:
"Kenapa Siera enggak bisa nginep di sini sama Dada?
Emang Dada enggak punya tempat tidur di situ?"
Dia tidak mengerti kenapa ayahnya
harus tinggal di sana.
Dia pikir ayahnya hanya menginap saja.
Dan Franka tidak bisa menjelaskan kenapa.
Karena memang tidak ada penjelasan yang masuk akal untuk anak usia lima tahun soal mengapa seorang ayah ditahan untuk sesuatu yang tidak pernah bisa dibuktikan.
Yang paling mengena dari seluruh obrolan ini:
Franka ditanya:
seberapa jujur Nadiem di matanya
dalam skala 1 sampai 10?
Jawabannya: 10.
Tidak ada bohong satu pun.
Dan dia kasih bukti yang sangat konkret:
Nadiem selama 20 tahun
hanya punya satu nomor HP.
Tidak pernah ganti.
Tidak ada yang perlu disembunyikan.
"Siapapun bisa lihat.
Anak buahnya bisa buka.
Istrinya bisa buka.
Everybody can access that."
Fakta persidangan yang perlu diketahui publik:
Pertama — grup WA yang disebut berulang kali sebelum penangkapan sebagai bukti perencanaan korupsi? Tidak pernah masuk ke dakwaan.
Tidak ada.
Kedua — Nadiem hanya hadir satu kali rapat sebelum pengadaan.
Dan yang dia bilang hanya: "
Teruskan." Dia tidak menandatangani persetujuan pembelian apapun.
Ketiga — 800 miliar yang dituduhkan masuk ke Nadiem?
Di persidangan dibuktikan itu adalah transaksi internal antar PT di dalam GOTO untuk persiapan IPO masuk dan keluar di hari yang sama.
Bank statement dari Citibank menunjukkan nol aliran ke individu manapun.
Keempat — harga Chromebook yang dituduh kemahalan?
Vendor, reseller, dan distributor semua bersaksi bahwa harga yang dinilai wajar oleh BPKP dalam audit adalah harga yang akan membuat mereka rugi kalau dijual di angka itu.
Artinya harga pengadaan sebenarnya sudah kompetitif.
Kelima — petinggi Google dari seluruh dunia bersaksi secara online selama 11 jam.
Sukarela.
Membantah seluruh tuduhan kongkalikong yang ada di dakwaan.
Yang paling tidak adil dari seluruh proses ini:
Jaksa menghadirkan 55 saksi dengan 7 ahli selama 3,5 bulan.
Tim Nadiem baru mulai pembelaan satu minggu lalu proses tiba-tiba mau dihentikan dan langsung masuk tuntutan.
Franka bertanya dengan sangat tenang tapi sangat keras:
"Apakah sebagai orang yang dituduhkan, yang hidupnya diambil dan ditangkap sebelum terbukti — kok tidak mendapatkan kesempatan yang sama?"
Ada orang yang meninggalkan posisi luar biasa di sektor swasta untuk melayani negara.
Hartanya berkurang selama menjabat.
Tidak ada satu sen pun aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke rekeningnya. Saksi-saksi di persidangan membantah tuduhan satu per satu.
Perusahaan teknologi global dari seluruh dunia rela bersaksi 11 jam untuk meluruskan faktanya.
Tapi dia masih dituntut 27 tahun.
Dan istrinya sekarang harus menjawab pertanyaan anak berumur lima tahun:
kenapa Dada tidak bisa pulang?
Kalau sistem hukum kita tidak bisa menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang jujur maka yang sedang kita saksikan bukan penegakan hukum.
Itu adalah sesuatu yang jauh lebih berbahaya dari korupsi yang dituduhkan.