Punya Sertipikat Tanah Warisan tapi Belum Balik Nama? Jangan Ditunda!
Balik nama bukan sekadar administrasi, tapi langkah penting untuk memastikan hak kepemilikan jelas dan sah di mata hukum. Banyak kepemilikan rumah yang masih menggunakan standar lama. Dengan dokumen yang lengkap, kita juga bisa menghindari potensi sengketa di kemudian hari.
Jangan sampai tanah kita direbut oleh orang lain karena kita lalai dalam mendaftarkannya. Yuk, pahami prosesnya dari sekarang biar lebih tenang ke depannya.
Desain: Najma
#SertipikatTanah #Warisan #BalikNama
Yang tidak ditakdirkan untukmu, akan menemukan caranya untuk hilang. Yang ditakdirkan untukmu, akan menemukan caranya untuk pulang. Yang buruk sengaja Allah lepaskan, agar yang baik mempunyai kesempatan untuk datang.
abis deep talk w/ baba:
“hidup semaumu, tapi jangan lupakan aturan-Nya. jalani sebahagiamu, tapi jangan lupakan kewajiban-Nya.”
karena pada akhirnya, kebebasan yg paling utuh adalah yg tetap tahu arah pulang & hati yg tenang adalah yg berjalan bebas tanpa kehilangan tuntunan.
bukan yang breakup tapi malah memutuskan afk dari lane, bukan krna mereka yg kurang baik cuma kadang malah takut merepotkan mereka, bersyukur punya circle seperti mereka walaupun sampai saat ini pun sebenernya gak yang breakup cuma memang lagi absen dalam pertemuan 😅
“Ya Tuhanku, bimbing aku untuk mensyukuri nikmat-Mu, nikmat kepada kedua orang tuaku, agar aku beramal saleh yang Engkau ridhai dan perbaiki keturunanku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan termasuk orang-orang yang berserah diri.”
Sertifikat tanah atas nama orangtua yang telah meninggal perlu segera dibalik nama kepada ahli waris. Jika tidak, hal ini bisa memicu sengketa keluarga hingga menghambat jual beli atau pengajuan kredit. Kewajiban peralihan hak waris juga diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Baca selengkapnya: https://t.co/ynJ7N4utyd
~RK #sertifikattanah #ortu #ahliwaris
Imam Ibn Qayyim al-Jauziyyah menggunakan metafor "panah" atau "anak panah" secara eksplisit untuk menggambarkan 'ain.
dari Zaadul-Ma'aad serta at-Tibb an-Nabawi:
“Penyakit 'ain adalah panah yang keluar dari jiwa orang yang hasad (iri/dengki) dan pelaku 'ain, yang ditujukan kepada orang yang dihasad atau yang dipandang. Kadang-kadang panah itu mengenai sasaran, kadang-kadang meleset. Jika mengenai orang yang tidak memiliki perlindungan (seperti zikir, doa, atau iman kuat), maka akan berpengaruh dan menimbulkan mudarat. Namun jika mengenai orang yang memiliki 'baju perisai' (perlindungan dari Allah melalui doa dan zikir), maka panah itu bisa dipantulkan kembali kepada pemanahnya sendiri, atau tidak berpengaruh sama sekali.”
Selalu ada bahaya di sekitar kita, di jalan raya kita tertib berkendara tapi selalu ada orang yg berkendara ngasal dan terjadilah kecelakaan.
Sama-sama ancaman bahaya bedanya ‘ain itu ghaib. Pelaku hasad itu berdosa, jangan dikira mengirim panah ke semua orang dengan kabar gembira tidak mendatangkan konsekuensi untuk dia.
Sama di kasus tabrakan, penabrak ugal-ugalan juga bisa terluka dan alami kerusakan kendaraan yg parah.
Yang mengerikan dari tidak percaya ‘ain adalah mungkin tidak percaya juga adanya ghaib, sedangkan beriman kepada Allah, Malaikat, Qadha & Qadar, dan Kiamat itu ghaib (rukun iman).
sekilas lihat grafik pojok kiri atas dan kanan bawah
linimasa dari 2013 hingga 2024
kiri atas: rekening di bawah 100 juta rata-rata isinya dari 4 juta anjlok ke 2 juta doang???
pemilik saldo di bawah 100 juta ini mewakili 97.5%-98.8% pemilik rekening di Indonesia
beneran deh, uang cuma numpang lewat dari bulan ke bulan 🥲🥲
kanan bawah: saldo orang2 se Indonesia rata2 nya juga terus menurun 😔😔
terima kasih, dah share ini 🙏
Pemandangan 360° pegunungan Himalaya dilihat dari puncak gunung tertinggi di dunia, Mount Everest, saat udara sangat cerah.
Mount Everest, salah satu gunung dari ratusan gunung yg ada di pegunungan Himalaya yg terjadi akibat tubrukan antar benua.
🎥: https://t.co/XQzRBlPujo