prabowo lagi lagi di sorot media asing soal patriot bond:
- Indonesia buka pintu untuk uang kotor judul artikelnya
- Aturan kebal hukum ini lebih ekstrem dari tax amnesty Argentina, Italia, Rusia udah kayak kartel meksiko
- dan tidak ada batas waktunya
- Ini seperti kesepakatan permanen berkedok obligasi
- terlalu desperate tarik uang gelap
- pintu terbuka untuk kripto, kejahatan pasar modal, penggelapan pajak masuk ke kas negara
- Indonesia bisa masuk grey list FATF lagi, investor bagus justru kabur
- Purbaya coba tenangkan pasar
- tapi analis bilang: "Kalau data pembelian tidak bisa jadi bukti, jejak uang hilang"
- Dunia luar sudah melihat Indonesia sedang jual reputasinya demi tarik uang gelap masuk ke Danantara
TNI resmi akui memberi hukuman fisik kepada pengelola Koperasi Desa Merah Putih yang dianggap tidak disiplin.
Push up karena telat apel.
Hukuman kolektif karena tidak makan bersama.
Mereka bukan prajurit.
Mereka warga sipil yang direkrut jadi pengelola koperasi.
Dan sudah 3 peserta meninggal dunia dalam pelatihan ini.
DPR sudah minta dievaluasi.
Pertanyaannya: kenapa warga sipil yang mau kelola koperasi desa harus di-drill ala marinir sampai ada yang tidak pulang?
Koperasi desa diurus pakai logika barak.
Hasilnya bukan SDM unggul , tapi tiga keluarga yang kehilangan anggotanya.
If I die before my cats, please bring them to smell and see my body. Cats understand life & death, I don’t want them to ever think I abandoned them.
Juminten berjualan bando rajut Rp10.000 di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan, setiap hari.
Dari penghasilan itu dia gunakan untuk bertahan hidup bersama kucingnya bernama Bima yang sudah menemaninya selama sembilan tahun.
Kreatif: Rega Almuhtada
Produser: Akhdi Martin Pratama
#Bando #Kucing ##review
UI, UGM sudah di black list oleh beberapa warga yang anaknya sudah pasti tidak akan lolos seleksi. Daftar black list kampus akan bertambah mengingat ITB hari ini juga turun ke jalan. Dalam dunia pergerakan, jika ITB sudah turun ke jalan, itu artinya kondisi negara memang tidak baik baik saja. Mereka terkenal cukup eklusive dalam berdemo. Hanya issue issue krusial saja yang membuat mereka memutuskan berhenti belajar sejenak dan turun ke jalan.
Ketua KM ITB Nahdah Nabillah HR menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan sejumlah persoalan mendasar yang berakar pada tata kelola pemerintahan. Dikutip dari IDN Time, Ada 4 tuntutan yang dikemas dalam demo yang bertajuk Menggugat Negara Kilat Rakyat Sekarat.
1. memperkuat tanggung jawab fiskal melalui tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan membuka ruang partisipasi publik secara substantif.
2.menghadirkan kebijakan strategis yang mendukung industrialisasi berbasis riset dan manufaktur agar Indonesia memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
3. melakukan evaluasi internal terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperbaiki sistem komunikasi publik agar kebijakan yang diambil dapat dipahami masyarakat.
4.memastikan setiap program strategis disusun berdasarkan kajian dan riset yang matang.
Sebab, menurut KM ITB, sejumlah program yang berjalan saat ini terkesan dilaksanakan secara terburu-buru dan belum sepenuhnya mengedepankan prinsip good governance.
apapun yang terjadi di waktu-waktu gawat, harus selalu ingat warga jaga warga, rakyat bantu rakyat, senasib sepenanggungan, jangan jadi tumbal akal-akalan alat represi perpanjangan tangan penguasa susupan ke dalam lapis-lapis barisan.
sedih banget setiap ada aksi kayak gini. rasanya aneh aja, kenapa memperjuangkan kepentingan rakyat selalu harus lewat teriak, turun ke jalan, bahkan ngorbanin banyak hal. padahal kalau rakyat hidup layak dan negara berkembang karena kinerja pemerintah yang baik, mereka juga ikut untung. why is choosing the people always treated like the hardest option? nangis.