@yesandnow21@mrtweepsID Keren mereka doxxing nya,nomor KTP di 1 KK yang sama (suami,anak,istri bahkan orang tua kalau masih dalam 1 KK) dan nomor JKN serta nomor registrasi pegawai. Bisa ya mereka dapat akses seperti itu,backinganya kuat sekali itu
@soooognarlyy@mrtweepsID Bisa jadi kak,apalagi mereka tau data kita (lengkap)
Sebenenya balik ke HRD nya juga sih,karena kemaren sempet kena si Krepin dan di panggil HRD dong.
@mrtweepsID KP sih,terpampang jelas mereka bilangnya dari mana. Dan keren nya lagi,mereka bisa tau nomor registrasi pegawai untuk melakukan spam di sosmed kantor dan mengatakan MALING (dengan cara komentar di reels pakai akun bodong). Otomatis HRD langsung panggil di hari itu juga
@mrtweepsID Tapi...apa aman ya? Mengingat masih ada 1x lagi pembayaran di bulan depan. Takutnya malah kena pasal pencemaran nama baik,kan repot juga. Sudah saya laporkan ke AFPI dan OJK,tetap saja mereka tidak ada respon yang berarti
@mrtweepsID Padahal untuk pinjol kan hanya daftar ktp saja,tapi ketika penagihan dengan pengancaman penyebaran data,pihak DC bisa memberikan detail data diri 1 KK (termasuk anak juga) beserta nama dan nomor BPJS. Kan ngeri juga
@mrtweepsID Padahal kalau kita check via website / akun bpjs,pasti nama di sensor menggunakan XXX dan hanya tampil beberapa huruf saja. Sedangna DC ini jelas dan detail,anehnya lagi nomor registrasi pegawai juga bisa di munculkan dan di spam di sosmed kantor
@mrtweepsID Satu DC agak mengerikan,bulan juni ancaman spam sosmed kantor (sudah di bayar),dan juli kelupaan bayar (H+2) spam di sosmed kantor dengan nomor regis pegawai dan nama lengkap. Pengancaman penyebaran data via wa dengan mencantumkan nomor ktp dan BPJS serta Nama lengkap 1 KK