@collegemenfess Ini emang salah mahasiswanya soalnya itu uas, dan harusnya sudah dipersiapkan dari awal, padahal sdh diberi kemudahan, dan dosennya jg sangat disiplin karna aku pernah jd mahasiswa bapak itu
“Masih inget gue enggak?” Dijawab enggak ingat, takut menyinggung. Dijawab ingat, tapi bohong itu dosa. Lagian ada-ada aja dah. Lama enggak ketemu bukannya nanya kabar, malah main tebak-tebakan
Bahan pemikiran untuk diri sendiri: Mengeluh bukan berarti enggak bersyukur. Enggak semua orang otomatis sembuh cuma dengan disuruh bersyukur. Ada baiknya mulai belajar mendengarkan keluhan. Kalau enggak bisa bantu, enggak apa-apa, yang penting dengarkan
Punya masalah, tapi enggak tahu harus berbagi sama siapa. Sama kawan, takut dibocorin. Sama sahabat, takut dihakimin. Sama medsos, takut disangka caper. Akhirnya cuma bisa memendam, sambil bilang ke diri sendiri, “Nanti juga sembuh.” Padahal enggak sembuh. Cuma pura-pura sembuh
Duka cita yang dalam untuk kepergian Ibu Ari Puspita Sari, perawat Rumah Sakit Royal Surabaya bersama janin yang dikandungnya.
Saya juga berduka untuk para dokter dan orang-orang di garis terdepan penanganan Covid-19 yang telah menjadi korban penularan virus ini.
Kesabaran manusia ada batasnya. Tenaga medis juga manusia. Bayangin mereka seharian berjuang, capek, eh pas lagi istirahat lihat berita tentang kondisi jalanan/tempat yang semakin ramai... gak kebayang perasaannya gimana.
Yang aku takutkan adalah, tenaga medis memutuskan untuk menyerah menghadapi pasien covid19 karena semakin banyak masyarakat yang tidak mematuhi PSBB lagi. Kalo sampe tenaga medis mikir “Ah percuma mempertaruhkan nyawa, ga ada gunanya.” ngeri.