Apakah aplikasi cuaca kalian tidak dapat menampilkan citra radar cuaca dalam beberapa pekan terakhir??
Mari kita bahas kenapa hal itu bisa terjadi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan data cuaca di Indonesia telah menerapkan kebijakan pembatasan akses terhadap data radar cuaca untuk publik. Kebijakan ini, yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir sejak awal 2026, membatasi akses citra radar cuaca secara langsung melalui API terbuka atau platform web, dan mengarahkan pengguna untuk mengaksesnya melalui aplikasi resmi Info BMKG. Hal ini memengaruhi berbagai aplikasi pihak ketiga yang bergantung pada data radar untuk fitur pemantauan cuaca real-time, seperti prediksi hujan intensitas tinggi atau peringatan dini bencana. Kebijakan ini dianggap tidak biasa dibandingkan dengan praktik di negara lain, di mana API radar cuaca sering kali tersedia secara bebas untuk mendorong inovasi dan transparansi data.
Latar Belakang Kebijakan
BMKG memiliki jaringan radar cuaca yang terbatas, dengan hanya 44 unit radar aktif dari kebutuhan ideal 75 unit, yang menyebabkan area blank spot di beberapa wilayah Indonesia. Data radar ini krusial untuk pemantauan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat memicu banjir atau longsor. Sebelumnya, akses data melalui API atau situs web memungkinkan integrasi dengan aplikasi cuaca independen. Namun, perubahan kebijakan ini tampaknya bertujuan untuk mengonsolidasikan distribusi data melalui kanal resmi, meskipun tidak ada pengumuman resmi yang eksplisit tentang penutupan total API. Pembatasan ini telah berdampak pada developer dan pengguna, yang kini harus bergantung pada aplikasi BMKG untuk informasi radar, sehingga menghambat fitur radar di aplikasi lain.
Keuntungan dari Kebijakan Ini
Kebijakan pembatasan akses API radar cuaca memiliki beberapa aspek positif, terutama dari perspektif pengelolaan data dan layanan publik:
1. Peningkatan Kontrol Kualitas dan Keakuratan Data: Dengan membatasi akses ke kanal resmi seperti aplikasi Info BMKG, lembaga dapat memastikan bahwa data yang disebarkan telah melalui validasi internal. Hal ini mengurangi risiko penyebaran data mentah yang salah interpretasi, yang bisa menimbulkan kepanikan atau kesalahan prediksi di kalangan publik.
2. Keamanan Data dan Pencegahan Penyalahgunaan: Data radar cuaca bersifat sensitif, terutama dalam konteks keamanan nasional atau mitigasi bencana. Pembatasan akses mencegah potensi eksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, seperti penggunaan data untuk tujuan komersial ilegal atau manipulasi informasi. Di tengah peningkatan ancaman cuaca ekstrem pada 2026, kebijakan ini mendukung integrasi data dengan sistem peringatan dini resmi.
3. Optimalisasi Sumber Daya BMKG: Dengan infrastruktur radar yang terbatas, BMKG dapat fokus pada pengembangan internal, seperti integrasi AI untuk prakiraan cuaca yang lebih akurat, daripada mendukung API publik yang memerlukan pemeliharaan tambahan. Ini juga mendorong penggunaan aplikasi resmi, yang menyediakan informasi terintegrasi termasuk peringatan dini, sehingga meningkatkan efisiensi layanan publik.
4. Promosi Kemitraan Resmi: Kebijakan ini dapat membuka peluang kolaborasi dengan mitra terverifikasi, seperti pengembang aplikasi yang bekerja sama dengan BMKG, untuk memastikan distribusi data yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kerugian dari Kebijakan Ini
Meskipun memiliki tujuan strategis, kebijakan ini juga menimbulkan tantangan signifikan, terutama bagi ekosistem inovasi dan aksesibilitas informasi:
1. Pembatasan Inovasi dan Pengembangan Aplikasi: Banyak aplikasi cuaca independen di Indonesia bergantung pada data radar BMKG untuk fitur seperti pemetaan real-time. Penutupan akses API menyebabkan hilangnya fungsi ini, menghambat developer lokal dalam menciptakan solusi inovatif. Di negara lain seperti Amerika Serikat atau Eropa, API terbuka justru mendorong ekosistem aplikasi yang beragam,
๐ฎ๐ฉ Indonesia, a nation that not many from Europe would know much about concerning their football culture, however it is there.
62 Professional football clubs are spread across Indonesia, as seen here in this brilliant map drawn up by @RiccardoDAgnese
But there have also been up to an estimated 40 Forgotten Football Clubs that have come from the country of Indonesia as well.
Here are some of those clubs ๐๐ฎ๐ฉ
Arseto Solo (dissolved in 1998 amid national unrest, former Galatama and Liga Indonesia participant with multiple titles)
Bandung Raya (1995/96 Liga Indonesia champion, dissolved in 1997 due to financial crisis)
NIAC Mitra Surabaya (dissolved in 1990, with a later phoenix club)
Krama Yudha Tiga Berlian (Asian Cup Winners' Cup participant, dissolved in 1991)
#NeverForget
Penemuan Ikan Raja Laut (Coelacanth) oleh nelayan di perairan Tagulandang, Sulawesi Utara.
๐น : @/lusye_kasehung
Ikan yang dikenal sebagai โikan purba" atau "fosil hidup" tersebut ditemukan nelayan setempat saat terjaring pukat warga pada Jumat, 4 Juli 2025.
Awalnya, kondisi ikan lemah karena diduga telah terjerat pukat nelayan selama beberapa jam.
Berbekal informasi dari situs pencarian, nelayan setempat dapat menyelamatkan ikan tersebut dan melepaskannya kembali ke habitat alaminya dengan kondisi hidup dan sehat.
Tindakan ini mendapat apresiasi dari publik karena menunjukkan kesadaran masyarakat pesisir dalam menjaga kelestarian spesies langka dan melindungi ekosistem laut.
Soal air pasang, curah hujan tinggi itu keniscayaan, jangan pernah disalahkan yang kayak2 begitu, kerjaanna memang.
Klean ini 10 tahun apa nubiking, sanging dapur umum dan siapakan SAR mami terus, bukan solusi itu namanya anuuuuuu.
Aku lagi baca Future of Jobs Report untuk 5tahun kedepan buatan World Economic Forum. Isinya insightfull bgttttt.
Bukan centang biru tapi aku pengen share ringkasan isinya pake bahasa bayi ๐๐ป
A thread
Nunggu FM 2025 rilis โ
Main FM versi Microsoft Excel โ๏ธ
Nggak becanda, ada yang bikin game Football Manager pake Microsoft Excel. Niat banget emang, kita bisa pasang formasi, transfer, latihan, cek jadwal, pake Excel.
Cobain main deh, bisa diunduh GRATIS.
Oke aku mau cerita tentang sukun! Tentang buah yang dulu di desaku digoreng dan dijual Mbok Lasmi tiap sore hari (real).
Ini sebagian kisah tentang buah yang menurut orang-orang zaman dulu rasanya seperti roti yang baru selesai dipanggang. Ini kisah tentang "bread tree"..
Update: Fix, kering lagi. Siklon tropis Pulasan dan 89W di utara bikin sistem konveksi bergeser ke utara dan Indonesia jadi bersih dari awan dan kering lagi.
Efek Rumah Kaca merekam apa yang dialami Munir lewat lagunya. Tapi lebih dari itu, โDi Udaraโ tak hanya membicarakan tentangnya, tapi kita semua.
Sebuah esai #NarasiMusik.
| Narasi
The ISRA project is excited to announce our latest update to the ISRA e-Atlas, featuring 33 ISRAs, 7 Areas of Interest, and 2 candidate ISRAs
(Image: ISRA e-Atlas, ยฉ International Union for Conservation of Nature (IUCN) Species Survival Commission (SSC) Shark Specialist Group)
We have only explored less than 10% of our world ocean. That means 90% of Earth's Underwater Realm Remains a Mystery - A Thread
1. Huge Humpback Whale Breaching Next to a Fishing Boat
Keluarga Agnelli di Juventus bak keluarga Ratu Atut di Banten. Hahahaha
Sudah banyak Agnelli yang memegang tampuk kepemimpinan di Juventus. Hasilnya selalu sama, kesuksesan. Legacy nya nyata, kebanggaannya abadi.
Bagaimana ceritanya? Sebuah utas!