dikatain fatherless nggak pernah jadi insult buat gue sih wkwk. karena fenomena fatherless kan jadi bukti gagalnya laki-laki dalam bertanggungjawab terhadap anaknya sendiri. BANYAK laki-laki yg nggak siap jadi bapak tapi maksa perempuan buat melahirkan cuma demi muasin egonya :3
Perempuan pake Ms/Mrs tergantung status pernikahan, laki-laki whatever it is cuma Mr aja. Terus perempuan surname-nya ikut suami setelah nikah. But according to the OP, bule gak patriarki. Sureee.
bingung gue sama male centered women yang belain mati-matian tradisi, aturan, dan ajaran yang patriarkal dan membatasi perempuan. dikira kita bisa sekolah, kerja, punya penghasilan sendiri tuh tiba-tiba muncul gitu aja? NGGAK, ada perempuan pendahulu yang perjuangin semua itu.
mom said it’s okay to be friends with anyone.. gay, hijabi or non hijabi, feminine guys, tomboys, rich or broke, as long as they treat me right. (mom taught me to choose kind people, not categories)