Yes, Alonso, who has just signed as manager of Chelsea and doesn’t officially start till July, and is massively involved in transfers, would not have been informed that one of his senior squad members has left.
I also have five Lamborghini’s in my garage.
Tadinya mau nejermahin interview John Obi Mikel soal post akun sosmed Chelsea yang banter soal trofi + promosi Stadium Tour (HAHA)... tapi pas saya nejermahin ternyata dia John Obi hater klub sebelah banget ya ampun HAHAHA
Tonton sendiri aja deh ya 🤣🤣🤣
Dear football,
Today, I want to share with you that this season will be my last as a professional footballer. After so many years living my dream, I feel it’s time to start a new chapter in my life.
Being honest, even though I have been preparing myself for this moment, I found it hard to write this letter. After 20 seasons , many people have played an important role in my career.
When I first kicked a ball as a child in Pamplona with my schoolmates, I never imagined the amazing journey ahead. I’m grateful for every moment: the wins, the tough losses, the challenges, and most of all, the people I’ve met and the friendships I’ve made along the way.
To my teammates, coaches, and every staff member at all the clubs I’ve been lucky to be part of, thank you for helping me grow as a person and a player every day. Wearing the shirts of CA Osasuna, Olympique Marseille, Chelsea FC, Atlético de Madrid, Sevilla FC, and representing my country at the biggest stages has been a true privilege. Every moment has meant so much to me…
Dear football,
Today, I want to share with you that this season will be my last as a professional footballer. After so many years living my dream, I feel it’s time to start a new chapter in my life.
Being honest, even though I have been preparing myself for this moment, I found it hard to write this letter. After 20 seasons , many people have played an important role in my career.
When I first kicked a ball as a child in Pamplona with my schoolmates, I never imagined the amazing journey ahead. I’m grateful for every moment: the wins, the tough losses, the challenges, and most of all, the people I’ve met and the friendships I’ve made along the way.
To my teammates, coaches, and every staff member at all the clubs I’ve been lucky to be part of, thank you for helping me grow as a person and a player every day. Wearing the shirts of CA Osasuna, Olympique Marseille, Chelsea FC, Atlético de Madrid, Sevilla FC, and representing my country at the biggest stages has been a true privilege. Every moment has meant so much to me…
Melihat timeline wota setelah gak ngikutin beberapa tahun, ternyata masih aja suka ributin hal yang gak penting ya wkwkwk
Emang bakal panjang umur ini jeketi
Chelsea Football Club is delighted to announce the appointment of Xabi Alonso as Manager of the Men’s Team.
The Spaniard will begin his role on July 1, 2026, having agreed a four-year contract at Stamford Bridge.
Welcome to Chelsea, Xabi!
Udah susah-susah fanbase2 klub tradisional ngebangun branding sepakbola Indonesia punya suporter yg passionate, eh klub beginian malah dilolosin ke kasta tertinggi
What a joke 😂
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
Suatu hari, Khvicha Kvaratskhelia lagi nonton match PSG bareng pacarnya, Nitsa Tavadze.
Nitsa berulang kali bilang dia pengen bgt tinggal di Paris, dan liat Kvara main buat PSG. Kvara cuma senyum, karena tau itu susah. Mau gimana, orang di PSG waktu itu masih ada trio Neymar-Mbappe-Messi.
Cuma, dari dulu ga ada yg ‘ga mungkin’ di kamus Kvara.
Waktu umur 18 tahun, Kvara pertama kali merantau ke Lokomotiv Moscow dan dapet gaji lumayan. Di momen bersamaan, bapaknya, Badri, sakit parah dan mesti operasi jantung, tapi gak punya uang. Jadi lah gaji pertamanya di Rusia, Kvara pake buat nyelamatin nyawa bapaknya.
Fast forward ke 2022, alias tahun yg ngubah karier Kvara seutuhnya.
Di awal tahun, Kvara masih main buat Rubin Kazan. Cuma, domino effect dr konflik Rusia-Ukraina bikin dia terpaksa mesti pulang kampung ke Georgia di bulan Maret. Di sana, Kvara main buat Dinamo Batumi dan turut bawa mereka juara Liga Georgia.
Bulan Juni, Napoli nebus Kvara dari Batumi seharga €13juta buat jadi suksesor Lorenzo Insigne. Eh ternyata si suksesor lebih superior. Nyetel gitu aja di Italia. Dribble-nya smooth, mainnya satisfying diliat, sampe dijulukin Kvaradona. Bola tuh bener-bener bisa nempel di kaki dia kayak ada lemnya. Ditambah duet mautnya di sana: Victor Osimhen.
Kvara bawa Napoli juara Serie A 2022/23, abistu gak lama nikahin Nitsa yg udah jadi pacar sekaligus support system dia selama dua tahun.
Musim keduanya di Napoli bisa dibilang hancur lebur: finis peringkat 10 Serie A dan ga main di kompetisi Eropa. Di musim ketiga, dateng Antonio Conte yg bisa bawa Napoli ke puncak Serie A lagi.
Tapi, ambisi Kvara tuh terlalu tinggi buat gak main di UCL. Ini orang yg ngidolain mentalitas Kobe Bryant & Cristiano Ronaldo, jadi bisa dinilai seberapa kompetitifnya dia buat habisin semua lawannya sampe detik terakhir.
Januari 2025. Mimpi Kvara & Nitsa akhirnya terealisasi. Tawaran €80juta dari PSG buat Kvara diterima Napoli, dan jadi lah Kvara sekarang yg pake nomor punggung ciri khas idolanya, CR7.
Kalo bbrp tahun lalu Kvara ngerasa bakal sulit bersaing sama Messi-Neymar-Mbappe, sekarang dia udah ngelewatin prestasi trio itu buat PSG: juara UCL, even treble. Baller 💫