Ternyata semakin kamu memberi makan otak dengan rasa bahagia, optimisme, dan tujuan, semakin kuat dan sehat kamu dari dalam.
Setiap pikiran yang berulang mempengaruhi kimia otak: dopamin, serotonin, kortisol, adrenalin.
Pikiran yang penuh ancaman membuat tubuh siap berperang. Pikiran yang lebih tenang dan bermakna membuat tubuh lebih stabil.
Makanya orang yang terus mengisi kepala dengan kekhawatiran seringkali lebih mudah sakit, lebih mudah lelah, dan lebih sulit pulih.
Sementara yang melatih rasa syukur, tujuan, dan makna perlahan membangun ketahanan dari dalam.
Bukan berarti harus selalu bahagia.
Tapi semakin sering kamu mengarahkan perhatian
ke apa yang masih ada,
ke apa yang bisa dikontrol, dan
ke arah yang ingin ditujuโฆ
Otak dan tubuh mulai mengikuti.
Yang kamu pikirkan berulang kali akan menjadi lingkungan internalmu.
Pilih dengan lebih hati-hati apa yang kamu izinkan tinggal di dalam kepala.
@biduanssa *note : bercadar yg demen main medsos. Mereka bercadar tp pengen bgt dilihat & jadi perhatian, Kadang berlebihan. Ga semua tp banyak.
Tp banyak juga kok yg benerยฒ bagus akhlaknya.